Berita Sumenep Madura

Setahun Diusut, Penyidik Baru Merampungkan Dua Berkas Tersangka Penyeleweng 41 Ton Raskin

Setahun lebih mengusut dugaan penyelewengan 41 ton beras keluarga miskin (raskin) di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean Sumenep, penyidik...

Setahun Diusut, Penyidik Baru Merampungkan Dua Berkas Tersangka Penyeleweng 41 Ton Raskin
surya/moh rivai
Ribuan ton beras keluarga miskin ( Raskin ) masih ngendon di Gudang Bulog Sumenep, Kamis (5/5/2016). 

SURYA.co.id I SUMENEP - Setahun lebih mengusut dugaan penyelewengan 41 ton beras keluarga miskin (raskin) di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean Sumenep, penyidik Polres Sumenep akhirnya merampungkan berkas penyidikan.

Berkas selanjutnya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Sumenep.

Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas, AKP Hasanuddin mengatakan, ada dua tersangka berinisial S dan Z yang sudah disidik. 

Penyidik terus akan mengungkap adanya tersangka lain dalam kasus ini.

" Z adalah orang yang memang berada di lokasi saat menaikkan beras ke truk di Desa Nambakor, sedangkan S berperan sebagai penyedia angkutan raskin untuk warga Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean Sumenep," lanjutnya.

Mantan Kapolsek Manding ini menjelaskan, lambannya proses penyidikan  lantaran petugas harus bolak-balik ke Pulau Kangean di kecamatan Kangayan, untuk mengecek data masyarakat penerima raskin.

" Alhamdulillah, kendati agak lama, namun kita berhasil merampungkan proses penyidikan ini untuk kami lanjutkan ke proses hukum berikutnya," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan Surya tahun 2015 lalu, pada tanggal 8 Juli 2015, sebanyak 41,3 ton raskin yang diyakini merupakan jatah masyarakat Kecamatan Kangayan Pulau Kangean diambil dari Gudang Bulog Kalianget Sumenep dan diangkut ke Pelabuhan Gersik Putih Desa Kalianget Timur.itu

Raskin itu dinaikkan ke dalam kapal layar motor (KLM) dengan nama Cinta Mekkah yang dinahkodai Saharuddin (38), warga Desa Saobi, Kecamatan Kangayan.

Setelah 30 menit kapal bertolak menuju Pulau Kangean, justru dibelokkan ke arah selatan dan kemudian memasuki ke sungai Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi.

Di sana 41 ton lebih raskin tersebut dibongkar kemudian dinaikkan ke beberapa truk yang diduga kuat akan diselewengkan. N

Di saat bersamaan aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Sumenep berhasil menangkap aksi mereka.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved