Jumat, 10 April 2026

Berita Pendidikan Surabaya

SMK Katolik St Louis Surabaya Gelar Pameran Pendidikan

Ada banyak produk inovasi di antaranya robot sensor yang dapat bergerak menutup gorden, mematikan dan menyalakan lampu, serta masih banyak lagi.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Yuli
pipit maulidiya
Pameran pendidikan di SMK Katolik St Louis, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Putu Irfan Suyadi dan Dewi Wulandari, siswa kelas 12 Teknik Audio Visual (TAV) SMK Katolik St Louis Surabaya terlihat menjawab sejumlah pertanyaan adik kelas mereka, di aula sekolah, Jumat (26/8/2016).

Maklum, dalam acara Pameran Pendidikan perihal peringatan 40 tahun SMK St. Louis itu, keduanya bertugas menjaga stand produk inovasi dari jurusan Teknik Audio Visual (TAV).

Ada banyak produk inovasi di antaranya robot sensor yang dapat bergerak menutup gorden, mematikan dan menyalakan lampu, serta masih banyak lagi.

Menurut Putu, sejumlah produk inovasi itu nantinya dicita-citakan menjadi serangkaian produk inovasi smart home. Yaitu aplikasi mengendalikan rumah dalam keadaan jarak jauh dengan menggunkan smartphone.

Beberapa produk inovasi itu agaknya mampu memikat para siswa lainnya di luar jurusan TAV. "Wah aku jadi ingin pidah jurusan," celetuk salah satu siswa yang melihat robot buatan Putu.

Ari Saptasih, ketua panitia pameran pendidikan menuturkan salah satu upaya mengadakan acara ini adalah untuk mempromosikan jurusan.

Selain itu mereka juga mengundang 17 universitas unggulan di Surabaya untuk memberikan informasi terkait pembelajaran perkuliahan.

"Ini pertama kali kami mengadakan acara pameran pendidikan dan anak-anak terlihat bersemangat. Total ada 22 stand, masing-masing dari perguruan tinggi, akademi kuliner, dan karya visioner," katanya.

Selain siswa SMK St. Louis, pameran pendidikan juga akan kedatangan orangtua wali murid. Selain informasi mengenai perguruan tinggi, mereka juga akan melihat sejumlah prestasi-prestasi siswa lewat karya visioner yang ditampilkan.

"Kami patut berbangga, karena biasanya kan SMK orientasinya hanya magang dan kerja. Tapi kami disini sudah mengembangkan robot, menciptakan, mengadaptasi teknologi industri, jadi anak-anak ini bisa siap suatu saat nanti jika sudah tidak sekolah lagi," tambahnya.

Tak hanya ladang informasi pendidikan, Pameran kali ini juga membuat sejumalah siswa termotivasi untuk terus berkarya. Putu salah satunya, dirinya menuturkan bangga saat kebanyakan adik kelas atau teman sebayanya takjub melihat robot hasil karyanya.

"Jujur saja kami semakin ingin menunjukkan yang terbaik. Ya guru-guru kami, juga kemampuan kami," tuturnya senang.

Selain pameran pendidikan, peringatan HUT 40th St. Louis nantinya dilanjutkan dengan Fun Walk pada 11 September dan wayangan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved