Keuangan

Dana Darurat dan Asuransi Kesehatan, Dua Prioritas Agar Kondisi Keuangan Aman

“Meski gaji saya tidak besar, rasanya senang karena bisa membeli apa saja tanpa harus melapor kepada orang tua. Setahun masa bersenang-senang cukuplah

Dana Darurat dan Asuransi Kesehatan, Dua Prioritas Agar Kondisi Keuangan Aman
surya/ahmad zaimul haq
Mimien Susanto, perencana keuangan 

SURYA.co.id - Lulus dari kampus dan memasuki dunia kerja itu fase yang menyenangkan. Jika biasanya uang dipasok orang tua, sekarang sudah bisa membiayai diri sendiri.

Meski jumlahnya belum seberapa, mendapat penghasilan sendiri membuat siapa pun menjadi kebanggaan. Kadang-kadang, kondisi itu membuat pekerja awal cenderung menghabiskan penghasilan untuk “balas dendam” karena selama berkuliah tidak bisa memuaskan keinginan memiliki sesuatu.

Diana Wardani (25) baru setahun menjadi dosen di perguruan tinggi swasta. Ia merasa sudah cukup berhura-hura menikmati penghasilan.

“Meski gaji saya tidak besar, rasanya senang karena bisa membeli apa saja tanpa harus melapor kepada orang tua. Setahun masa bersenang-senang cukuplah. Sekarang saya ingin mengatur penghasilan agar lebih bermanfaat,” kata Diana.

Penghasilan Diana sebulan sekitar Rp 6 juta. Dari jumlah itu ia cukup menghabiskan setengahnya untuk keperluan pribadi. Selama ini ia tinggal bersama orang tua.

Bagi Mimien Susanto, perencana keuangan, posisi Diana cukup bagus. Sebagai lajang yang masih berusia muda, Diana cukup beruntung sudah memiliki income yang lumayan besar. Di luar pengeluaran rutin dia sebesar Rp 3 juta per bulan, ada sisa income yang bisa dikelola untuk mendapatkan hidup yang berkualitas dan sejahtera di masa yang akan datang.

Selama ini Diana belum memiliki bekal untuk masa depan. Ia masih tinggal bersama orang tua. Rumah orang tuanya kelak menjadi rumahnya juga sehingga Diana tidak berpikir untuk membeli rumah. Kendaraan untuk ke kampus juga sudah ada sejak ia masih berstatus mahasiswa.

Meski tampaknya sekarang segalanya baik-baik saja, Mimien mengingatkan untuk berjaga-jaga karena di masa depan segala sesuatu mungkin bisa terjadi.

“Saya juga merasa seperti itu. Sekarang mungkin saya bisa menikmati fasilitas ini, tetapi belum tentu di masa tua bisa tetap begini. Saya ingin mengelola keuangan dengan baik justru karena saya masih muda,” kata Diana.

Darurat dan Asuransi

Halaman
12
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved