Berita Kampus Surabaya

Nita Raih Cumlaude lewat Tugas Akhir Monopoli Sopan Santun, begini Paparannya

Nita membuat Tugas Akhir berjududl "Perancangan Board Game Pembelajaran Sopan Santun Untuk Anak Usia 6-10 tahun”.

surya/habibur rohman
MONOPOLI SOPAN SANTUN - Mahasiswi program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra Nita Mannuella Wijaya menunjukkan rancangan Board Game pembelajaran Sopan Santun untuk anak di Lounge UK Petra Surabaya, Rabu (24/8/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 234 dari total 976 wisudawan UK Petra meraih predikat "cumlaude". Prosesiwisuda ke-70 ini akan digelar di Auditorium UK Petra, Jumat-Sabtu (26-27/8/2016).

Salah satunya Nita Mannuela Wijaya (22) mahasiswa Desain Komunikasi Visual yang meraih IPK 3,69 .

Nita membuat Tugas Akhir berjududl "Perancangan Board Game Pembelajaran Sopan Santun Untuk Anak Usia 6-10 tahun”.

Bagi Nita, membuat karya harus memiliki fungsi sosial dan manfaat. Bukan hanya sekedar memiliki nilai seni dan visual yang bagus. Kesukaannya pada anak-anak membuatnya menyoroti seputar kasus yang di alami anak-anak.

“Permainan ini juga akan mengalihkan anak-anak dari kecanduan gadget, dan meningkatkan sosialisasi terhadap teman karena peemainan ini tidak bisa dimainkan sendiri,”jelasnya pada SURYA.co.id sambil menunjukkan beragam kartu monopoli, Rabu (24/8/2016).

Dalam permainan ini terdapat beragam jenis kartu Diantaranya 3 jenis kartu kasus.
Kartu berwana biru muda, lanjut Nita, menggambarkan permasalahan yang ada lingkungan sekolah. Sedang kartu merah tua menggambarkan kasus di rumah dan kuning kartu permasalahan sosial baik di luar rumah ataupun di sekolah.

“Ada juga kartu jawaban yang terdiri dari 8 kata, semisal memberi salam, bolehkah, maaf, terima kasih, tolong, maukah, permisi dan silahkan yang digunakan untuk menjawab kartu permasalahan yang diperoleh,”tuturnya.

Kartu tersebut juga di desain bentuk luar angkasa untuk mengasah imajinasi anak-anak.
Tujuannya usia 6 sampai 10 tahun, media ini merupakan alat bantu orang tua dalam mendidik anaknya.

“Peranan orang tua juga dibutuhkan untuk mendampingi dan memberi penjelasan nilai moral dari setiap jawaban masalah,”lanjutnya.

Humas UK Petra, Ajeng Dyah Puspita Sari menjelaskan Nita berhasil menyelesaikan tugas akhirnya melalui riset yang diajukan sebelum pembuatan alat. Ia akan menjalani prosesi wisuda pada shif kedua wisuda UK Petra.

Acara wisuda UK Petra dibagi menjadi empat shift. Shift pertama diikuti oleh delapan program/program studi, yakni Teknik Sipil, Otomotif, Mesin, Elektro, Sastra Tionghoa, Magister Manajemen, Manajemen Bisnis, dan IBM yang akan digelar pukul 08.30-12.00.

Untuk Shift Kedua dimulai pukul 15.00-17.30 WIB yang diikuti prodi DKV, Manajemen Perhotelan, manajemen pemasaran dan sastra Inggris.

Sedangkan Shift ketiga dan keempat digelar Sabtu 27 Agustus dimulai pukul 08.30-12.00 wib dan pukul 15.0-17.30 Wib.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved