Berita Surabaya

Dituduh Cabuli 7 Bocah, Pendeta Gea Dituntut 15 Tahun Penjara, begini Awal Kasusnya

Peristiwa itu bermula saat korban sepulang sekolah disuruh membuatkan teh dan disuruh antar ke kamar terdakwa.

Dituduh Cabuli 7 Bocah, Pendeta Gea Dituntut 15 Tahun Penjara, begini Awal Kasusnya
foto: istimewa
Ilustrasi persidangan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pendeta Idaman Asli Gea alias Idaman Asli Telambanua yang dituduh mencabuli 7 bocah dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suci Anggraeni SH di Pengadilan Surabaya, Senin (22/8/2016).

Tuntutan berat yang diberikan JPU pertimbangannya, terdakwa dinilai berbelit-belit saat persidangan berlangsung. Korbannya anak-anak di bawah umur dan tidak menyesali perbuatannya.

"Tuntutan 15 tahun sudah maksimal terkait UU Perlindungan Anak," ujar Suci Anggraini.

Dalam perkara ini terdakwa dijerat pasal berlapis yakni pasal 81 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 64 ayat 1 KUHP, ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Sesuai dakwaan, terdakwa diduga melakukan persetubuhan terhadap keponakannya sendiri, MM.

Korban saat itu tinggal bersama dengan terdakwa sekitar tahun 2012 saat korban kelas 3 SMP.

Peristiwa itu terjadi saat korban pulang sekolah dan disuruh terdakwa untuk membikinkan teh dan disuruh mengantar ke kamar terdakwa.

Lantas korban disuruh mengunci pintu kamar. Selanjutnya terdakwa menyuruh korban untuk mengerok terdakwa di bagian bawah perut.

Akhirnya korban disuruh melayani terdakwa sambil berkata, 'Aku itu membutuhkan kamu, aku tidak merusak kamu itu kebutuhanmu jangan bohongi dirimu sendiri."

Korban saat itu menjawab 'tidak mau om' sambil beranjak dari tempat tidu. Lalu terdakwa mengambil pistol di atas lemari pakaian dan menodongkan pistol di leher korban. Tetapi saat itu terdengar suara pintu pagar terbuka oleh adik kandung korban yang pulang dari sekolah.

Halaman
123
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved