Breaking News:

Pegadaian

Program Kemilau Emas Naikkan Nasabah Pegadaian hingga 20 Persen

Program Kemilau Emas merupakan undian bagi nasabah gadai PT Pegadaian dengan nilai gadai Rp 500.000 mendapat satu nomor poin atau kupon.

sri handi lestari
Kepala PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, Ngadenan, menunjukkan hadiah mobil Honda Mobilio yang bisa didapat oleh nasabah yang sudah mendapatkan poin atau kupon undian Kemilau Emas Pegadaian. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program Kemilau Emas yang digelar PT Pegadaian  (Persero) mampu meningkatkan jumlah nasabah gadai.

Di wilayah Jatim, yang dilayani oleh PT Pegadaian Kanwil XII, kenaikan jumlah nasabah mencapai 20 persen.

Ngadenan, Kepala PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, kenaikan itu tercatat sejak program Kemilau Emas digelar di tahun 2015.

"Tahun 2015 lalu, dari tiga periode pengundian kemudian grand prize. Tahun 2016 ini ada dua periode, dan periode pertama sudah berakhir tinggal pengundian, ternyata meningkat sebanyak itu," jelas Ngadenan, di sela pengundian periode pertama Kemilau Emas tahun 2016, Sabtu (20/8/2016).

Pengundian digelar di mal Suncity, Sidoarjo, dengan hadiah satu unit mobil Honda Mobilio, untuk masing-masing Kanwil. Kemudian empat keping logam mulia ukuran 500 gram dan 111 keping gram logam mulia 5 gram.

Hadiah tersebut untuk nasabah PT Pegadaian konvensional. Sementara untuk nasabah PT Pegadaian Syariah, satu paket umroh, empat keping logam mulia 250 gram.

Program Kemilau Emas merupakan undian bagi nasabah gadai PT Pegadaian dengan nilai gadai Rp 500.000 mendapat satu nomor poin atau kupon.

Untuk Kanwil XII Surabaya, saat ini jumlah nasabah mencapai 950.000 nasabah. Dengan target hingga akhir tahun 2016 bisa mencapai 1 juta nasabah.

Ngadenan menambahkan, total transaksi yang tercatat di wilayah Kanwil  XII yang tercatat sebagai poin atau kupon bagi peserta undian Kemilau Emas mencapai Rp 3 miliar.

"Tak hanya menaikkan nasabah gadai, dengan program ini, kami juga melihat ada kenaikan nasabah pembeli emas, maupun nasabah menabung emas," lanjut Ngadenan.

Nasabah penabung emas di wilayahnya, mencapai 32.000 penabung. Program yang baru dilaunching pertengahan tahun 2015 lalu itu, ditarget bisa meningkat hingga 75.000 nasabah hingga akhir tahun 2016 mendatang.

"Kami optimis pasar emas bisa tumbuh dan sesuai target. Mengingat saat ini, emas masih menjadi produk investasi yang terjangkau dan nilainya naik terus," jelas Ngadenan.

Sementara itu, OSL (Outstanding Loan) hingga pertengahan Agustus 2016 ini mencapai Rp 3,7 triliun. Dengan target hingga akhir tahun mencapai Rp 3,9 triliun.

"Kami optimis bisa tercapai mengingat nasabah terus bertambah dan kondisi ekonomi di Jatim sedang berkembang terus," tandas Ngadenan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved