Berita Surabaya

Ini Penjelasan RSUD dr Soetomo terkait Meninggalnya Bayi Prematur Muhammad Zafran

"Petugas RUSD dr Soetomo bagian perawatan anak juga sudah memberikan surat pernyataan kepada orangtua bayi, M Royhan pada 16 Agustus 2016."

Ini Penjelasan RSUD dr Soetomo terkait Meninggalnya Bayi Prematur Muhammad Zafran
surya/sany eka putri
Kepala Pelayananan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr Soetomo, dr Agus Harianto SpA (K) dan tim saat berdoa di depan jenazah bayi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menanggapi tuduhan kelalaian pasien bayi prematur Muhammad Zafran, Direktur RSUD dr Soetomo, Harsono, melalui konferensi pers Jumat, (19/8/2016), menyatakan bahwa penanganan sudah sesuai SOP atau standart operation prosedur.

Semua pasien yang masuk ke rumah sakit mendapatkan pelayanan yang sama. Sedang kasus kematian Muhammad Zafran beberapa hari lalu, disebutnya adalah bukan faktor ditelantarkan.

Didampingi dokter anak dr Agus, Harsono menuturkan sebelum anak Azizatul dirujuk ke dr Soetomo pihak rumah sakit sudah memberi tahu bila semua kamar perawatan anak penuh. Begitu juga dengan alat incubator, telah penuh digunakan.

"Petugas RUSD dr Soetomo bagian perawatan anak juga sudah memberikan surat pernyataan kepada orangtua bayi, M Royhan pada 16 Agustus 2016. Yang isinya menyatakan alih rawat ke RSUD Soetomo meskipun tanpa perawatan di Nicu IRD," terang Harsono.

Dokter anak bersamaan dengan Harson menyatakan pihaknya tidak pernah menelantarkan pasien dari mana pun.

"Sang bayi yang dirujuk dari IBI juga sebelumnya sudah mempunyai riwayat sakit," tambahnya.

Sedang dr Agus menjelaskan semua kronologi dan surat pernyataan dari orangtua sang bayi dibuktikan dengan tanda tangan bermaterai.

"Kami telah melakukan sesuai prosedur, mohon orangtua memahami masalah ini," ujarnya.

VIDEO - Ibu Miskin Ini Gendong Mayat Bayi sambil Protes Pejabat RS dr Soetomo Surabaya

bayi prematur

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved