Breaking News:

Peristiwa Surabaya

Saat Asyik Lihat Adu Gebuk Bantal, Dua Anak SD Terperosok ke Kolam 3-5 Meter

Selly terlihat tidak bisa berenang sehingga temannya bernama Mila (12) menceburkan diri untuk menolong. Ternyata, Mila juga tenggelam.

Penulis: Rizki Mahardi | Editor: Yuli
rizki mahardi
Korban tenggelam saat di RSI Darus Syifa Pakal, Surabaya, Rabu (17/8/2016) pukul 16.30 WIB. 

SURYA.co.id l SURABAYA - Peristiwa tenggelamnya dua bocah SD di Sidorejo, Kecamatan Pakal, ternyata bermula saat ada lomba saling gebuk bantal di Telaga Hutan Kota milik Pemkot Surabaya, Rabu (17/8/2016).

Lomba itu berhadiah buku dan peralatan sekolah hingga alat-alat kebutuhan rumah tangga.

Lazimnya lomba, penonton acara itu juga banyak, termasuk empat arek kelas 6 SDN Pakal 1 dan SDN Pakal 2.

Mereka adalah Selly, Mila, Vina dan Niken.

Saat mereka asyik menonton, tiba-tiba Selly (12) terperosok ke kolam kuping yang berlokasi di Telaga Hutan Kota.

Selly terlihat tidak bisa berenang sehingga temannya bernama Mila (12) menceburkan diri untuk menolong.

Ternyata, Mila juga tenggelam di kolam sedalam 3 sampai 5 meter itu.

Adapun Vina dan Niken saat itu juga ingin menolong namun orangtua masing-masing mencegahnya.

Kejadian itu mengagetkan para penonton sehingga berusaha mengevakuasi kedua korban.

Selly (12), anak warga Madiun yang kos di Sidorejo akhirnya tewas, demikian juga Mila. 

"Saya dari awal lomba juga sudah mengingatkan agar para peserta maupun yang membawa anak harus lebih waspada," kata Musto (57), Wakil Ketua RW 1 Sidorejo, ketika dikonfirmasi SURYA.co.id.

Usai evakuasi, korban dibawa ke RSI Darus Syifa' Pakal Surabaya pukul 16.00 WIB.

"Setelah mendapat laporan warga, kami ke lokasi kejadian dan dibantu Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan evakusi, olah TKP, dan mengumpulkan data-data dari saksi," kata Kapolsek Pakal, Kompol Widjanarko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved