Berita Pendidikan Surabaya

BREAKING NEWS - Pada 2017, Pemkot Surabaya Tak Anggarkan untuk SMA/SMK, ini Alasannya

“Anggaran 2016 tetap jalan dan tidak dikepras. Anggaran 2017 yang dihapus,” ujar Reni Astuti.

BREAKING NEWS - Pada 2017, Pemkot Surabaya Tak Anggarkan untuk SMA/SMK, ini Alasannya
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Reni Astuti (berjilbab)dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Surabaya tidak mengalokasikan anggaran untuk SMA dan SMK dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya periode 2016-2021.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya Reni Astuti mengatakan, hal ini disesuaikan dengan UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang berisi peralihan pengelolaan pendidikan menengah dari kabupaten/kota ke provinsi.

Dikatakannya, anggaran yang sempat diajukan pemkot harus dicoret lantaran hal ini merupakan rekomendasi panitia khusus (pansus) dan atas saran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Anggaran 2016 tetap jalan dan tidak dikepras. Anggaran 2017 yang dihapus,” terangnya pada SURYA.co.id, Senin (15/8/2016).

Apalagi dikatakan wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan, gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) belum ada putusan final, Surabaya harus menaati UU 23/2014.

Meski begitu, Reni menjelaskan, RPJMD bisa berubah jika MK mengabulkan pengelolaan Dikmen kembali ke tangan kabupaten/kota.

Gugatan MK ini diajukan empat wali murid dari Surabaya untuk uji materi UU 23/2014 tentang pemerintah daerah ke MK.

Berkas uji materi sudah dimasukan sejak bulan Maret lalu. Berbagai proses persidangan juga terlewati.

Namun, hingga kini, MK belum memutuskan apakah Dikmen bisa dikelola kembali kabupaten/kota atau tetap dikelola provinsi.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya Sudarminto mengungkapkan belum mengetahui anggaran untuk Dikmen telah dicoret.

“Wewenang pencoretan bukan ada pada kami,” ungkap mantan Kepala SMAN 16 Surabaya ini.

Sudarminto menjelaskan, dalam proses penganggaran, pihaknya tetap mengusulkan untuk bidang SMA dan SMK se-Surabaya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved