Berita Gresik

Glass Painting, Kerajinan Unik dari Gresik, Kuasnya Pakai Tusuk Sate agar Hasilnya lebih Halus

"Sebenarnya, semua yang berbahan kaca bisa menjadi media seni lukis,hanya kebetulan, kali ini ada pesanan untuk melukis gelas dan beberapa botol."

Glass Painting, Kerajinan Unik dari Gresik, Kuasnya Pakai Tusuk Sate agar Hasilnya lebih Halus
surya/m taufik
Sekar Arum sedang menyelesaikan karyanya, Minggu (14/8/2016). 

"Tapi kalau sedang ada kesibukan lain, jelas bisa berhari-hari. Karena memang masih mengerjakan sendiri," kata Koordinator BKM (badan keswadayaan masyrakat) Usaha Mandiri Sukses Desa Kramatinggil yang juga menjabat sebagai bendahara 1 DKG (Sewan Kesenian Gresik) tersebut.

Sekar baru sekitar empat bulan menjalankan kesibukan ini. Ilmu tentang glass painting, didapatnya dari beberapa pelatihan yang diikuti, termasuk di Surabaya. Tapi karena sejak kecil memang suka melukis, dirinya pun cepat menguasainya.

Sejauh ini, pesanan datang bukan cuma dari Gresik, tapi juga dari Surabaya. Kebanyakan juga hanya pesanan untuk melukis.

Botol, gelas, toples atau sebagainya dari pemesan sendiri. Sekar hanya mematok tarif sekitar Rp 40.000 untuk gelas atau botol. Tapi semua tetap tergantung motif dan tingkat kesulitannya.

"Paling mahal toples yang besar, bisa sampai Rp 250.000," sambungnya.

Sekar mengaku terus berusaha meningkatkan hasil karyanya, termasuk dengan mempelajari motif-motif baru. Yang sedang dipelajarinya sekarang adalah motif Damar Kurung. Mantan penyiar radio kampus ini ingin menuangkan seni khas Gresik tersebut pada Glass Painting.

"Ternyata Damar Kurung tidak mudah seperti banyak diceritakan orang," imbuh lulusan Unmuh Malang 1998 tersebut.

Trainer sulam pita Jelly art dan lukis kain yang juga menjadi motivator lingkungan dan Wira usaha ini mengaku yakin prospek Glass Painting sangat bagus.

Terbukti, dari beberapa kali pameran yang diikutinya, selalu banyak minat dan antusiasme warga yang melihatnya.

Demikian halnya minat ibu-ibu dan perempuan di Gresik. Selain semakin banyak yang memesan, juga tak jarang datang dan meminta untuk diajari cara melukis dengan media kaca tersebut.

"Untuk pelatihan secara pribadi, saya masih bisa melayani. Tapi kalau secara kelompok, sejauh ini belum bisa karena keterbatasan waktu dan sebagainya," pungkasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved