Musim Haji 2016

Sempat Ada Calon Jemaah Haji Ditahan karena Bawa Jimat, Kemenag Imbau CJH Tak Bawa Benda Aneh-aneh

"AM sempat ditahan dan diinterogasi oleh keamanan bandara. Dia sempat ditinggal rombongan karena menjalani pemeriksaan."

Sempat Ada Calon Jemaah Haji Ditahan karena Bawa Jimat, Kemenag Imbau CJH Tak Bawa Benda Aneh-aneh
surya/nuraini faiq
Calon jemaah haji (CJH) asal Sumenep Madura tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (8/8/2016) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kemenag Jawa Timur (Jatim) mengimbau kepada seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) dari kabupaten atau kota untuk tidak membawa barang bawaan yang aneh ataupun mencurigakan selama melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

Hal itu untuk menekan kemungkinan CJH asal Indonesia khsusunya Jatim ditahan oleh petugas Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Saudi Arabia.

Sebelumnya, CJH asal Kabupaten Pamekasan, Madura yang berinisial AM sempat ditahan petugas bandara kurang lebih empat jam karena kedapatan membawa jimat.

"Untuk mencegah kejadian serupa terulang, kami minta betul kepada semua CJH untuk tidak membawa benda-benda aneh ," kata Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur HM Sakur, Jumat (12/8/2016) .

Dia mengatakan, AM ini membawa beberapa sobekan kertas bertuliskan arab yang disimpan dalam dompet kecil.

Tidak hanya itu, di dalamnya juga ada semacam batu kuno dan uang zaman dulu.

"AM sempat ditahan dan diinterogasi oleh keamanan bandara. Dia sempat ditinggal rombongan karena menjalani pemeriksaan," terangnya.

Setelah diperiksa, dikatakan Sakur, AM akhirnya dilepaskan karena memang barang - barang yang dibawanya itu tidak membahayakan dan akhirnya dikembalikan ke AM.
"Saya dapat info sih itu semacam jimat yang sering dibawa AM kemanapun dan dimanapun," paparnya.

Ia meminta CJH yang belum berangkat harus belajar dari pengalaman AM. Jangan sampai ada CJH yang kembali ditahan dan diperiksa petugas keamanan bandara.

"Niat dari rumah kan ibadah. Ya sudah apapun itu yang tidak ada kaitannya dengan ibadah ditinggal saja," paparnya.

Ia mengaku pihaknya juga akan memperketat pemeriksaan barang bawaan CJH. Jika selama ini hanya tas yang diperiksa, kemungkinan kedepannya akan lebih detail yang diperiksa.

"Jangan sampai terulang, kami sudah sampaikan ke teman-teman di lapangan agar lebih teliti biar tidak sampai kecolongan," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved