Berita Pendidikan Surabaya
Satpol PP dan Polisi Pergoki 2 Murid SMAN 9 Surabaya Simpan Video Porno
Kami akan panggil siswa yang memiliki foto dan video berbau porno karena di sistem pendidikan kami, tidak akan langsung memberi sanksi. #VideoPorno
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Mudahnya mendapatkan foto vulgar dan video porno di internet agaknya perlu perhatian khusus. Tak hanya dari pemerintah pusat, kondisi ini juga harus dipahami oleh orangtua, dan guru selaku pendidik di sekolah.
Seperti halnya fakta di SMA Kompleks yaitu SMAN 9 Surabaya, Jumat (12/9/2016).
Dua siswa kelas X tepergok menyimpan foto vulgar sekaligus video mesum saat mendapatkan edukasi dari Unit PPA Polrestabes Surabaya bersama Satpol PP Surabaya.
Karena temuan ini, Kepala SMAN 9 Surabaya, Muhammad Shadali, mengaku kecolongan.
Padahal pihaknya selalu mengingatkan kepada para siswa untuk tidak menyimpan hal-hal yang berbau pornografi dan kejahatan.
"Kami sudah panggil kedua siswa tersebut. Padahal kami terus melakukan pengawasan, sering mengingatkan kok kecolongan. Kami akan panggil siswa yang terbukti memiliki foto dan video berbau porno, karena kami ada di sistem pendidikan kami tidak akan langsung memberi sanksi. Tentunya kami akan komunikasikan ini dengan orangtua mereka," katanya, saat dihubungi reporter SURYA.co.id, Pipit Maulidiya, Jumat (12/8/2016).
Setelah kejadian ini, Shadali menuturkan, pihak sekolah akan menambah jam komunikasi dengan anak-anak, bahkan jika perlu dengan psikolog dan guru agama.
"Saya rasa ini memang menjadi problem kita bersama sebagai orangtua pendidik, tak hanya SMAN 9 saja. Semoga ini tidak terulang," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-pelajar-mesum-di-warnet-hubungan-badan-seks_20160524_224757.jpg)