Berita Surabaya

Bayar Denda Tilang Tak Perlu Keluar Rumah, Warga Lebih Senang Bayar di Kejari

Setelah Surya.co.id memberi penjelasan singkat, Rodi tetap memilih membayar langsung. Dia menganggap pelayanan tersebut kurang efektif.

Bayar Denda Tilang Tak Perlu Keluar Rumah, Warga Lebih Senang Bayar di Kejari
surya/zainudin
Pelayanan pengambilan denda tilang di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) telah memberikan pelayanan tilang antar (delivery tilang) sejak awal Juni 2016 lalu.

Warga yang kena tilang tidak perlu mengambil tilang di kantor Kejari. Warga cukup SMS, petugas akan datang ke rumah dan mengantarkan dokumen yang disita saat ditilang.

Pembayaran denda tilang pun bisa dilakukan di rumah. Tapi warga lebih senang membayar tilang di kantor Kejari.

Seperti yang dilakukan M Rodi (26). Warga Kenjeran datang ke Kejari untuk membayar denda tilang dan mengambil dokumennya, Jumat (12/8/2016) siang.

Rodi tidak perlu antre panjang. Saat Rodi datang ke kantor Kejari, tidak banyak warga yang mengambil tilang. Dia hanya menunggu sekitar lima menit untuk mengambil dokumennya.

"Saya tidak tahu kalau Kejari ada pelayanan delivery tilang," kata Rodi.

Setelah Surya.co.id memberi penjelasan singkat, Rodi tetap memilih membayar langsung. Dia menganggap pelayanan tersebut kurang efektif.

Pekerja serabutan ini mengaku jarang di rumah. Bila memanfaatkan pelayanan tersebut, dia khawatir petugas tidak bertemu dengannya.

Dia hanya ada di rumah pada Sabtu atau Minggu. Tapi tidak jarang dia juga keluar rumah pada Sabtu atau Minggu bila ada kegiatan.

Menurutnya, membayar denda langsung sangat efektif. Warga cukup menujukkan bukti tilang.

Petugas akan menyebutkan denda yang harus dibayar. Warga akan mendapatkan dokumennya lagi setelah membayar denda.

"Saya dulu tidak sempat ikut sidang tilang karena sedang bekerja," tambahnya.

Sikap berbeda dikemukakan Arifianto (40). Warga Bubutan itu menganggap pelayanan antar tilang sangat membantu masyarakat. Terutama bagi warga yang tidak memiliki waktu ikut sidang atau mengambil tilang di Kejari.

Tapi dia belum mengetahui bila Kejari memiliki program tersebut. Bila dia tahu sebelum datang ke Kejari, dia akan memanfaatkan pelayanan tersebut.

"Karena belum tahu, saya ambil tilang di sini (kantor Kejari, red.)," kata Arif.

Penulis: Zainuddin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved