Berita Ekonomi Bisnis

Jatim Dianggap Sukses Realisasikan Proyek SPAM, Kepala Daerah Diminta Tiru Pembiayaan Proyek Umbulan

"Makanya terobosan Pemprov Jatim yang dipimpin Pakde Karwo ini harus diapresiasi. Langkah berani menjadi PJPK tersebut akan membuat kita lebih maju."

Jatim Dianggap Sukses Realisasikan Proyek SPAM, Kepala Daerah Diminta Tiru Pembiayaan Proyek Umbulan
surya/mujib anwar
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (dua kanan) dan Gubernur Jatim Soekarwo (dua kiri) menghadiri Konsultasi Regional Jawa Bali dan Nusa Tenggara (KONREG JABALNUSRA) 2016, di Shangrilla Hotel Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro minta penerapan pola Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam pengerjaan pembangunan proyek infrastruktur diperbanyak.

Ini setelah, Pemprov Jatim sukses merealisasikan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Pasuruan.

Menurut Bambang, Gubernur Jatim Soekarwo merupakan yang pertama berani mengajukan diri sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK). Ini, dinilai luar biasa, karena banyak kepala daerah yang enggan menjadi PJPK dan maunya hanya mengandalkan APBN dan APBD saja untuk membangun proyek.

"Makanya terobosan Pemprov Jatim yang dipimpin Pakde Karwo ini harus diapresiasi. Langkah berani menjadi PJPK tersebut akan membuat kita lebih maju," tegasnya, Kamis (11/8/2016), saat Konsultasi Regional Jawa Bali dan Nusa Tenggara (KONREG JABALNUSRA) 2016, di Shangrilla Hotel Surabaya.

Potensi Umbulan sebenarnya sudah diketahui sejak tahun 1970. Tapi tidak pernah terealisasi. Baru saat ini proyek prestisius dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp 1,8 triliun ini bisa jalan.

Dengan terbatasnya dana APBN dan APBD, maka perlu menggandeng pihak swasta. Jika diberikan sepenuhnya ke swasta, tentu tidak ada yang mau karena kurang menguntungkan.

"Kan proyek ini adalah untuk menyediakan air minum," terangnya.

Kata mantan Menteri Keuangan ini, jika tahun 2019 nanti, proyek SPAM Umbulan selesai pembangunannya, akan mampu menghasilkan 4.000 liter per detik air berkualitas.

Air minum tersebut dapat melayani lebih dari 1,3 juta jiwa penduduk Jatim, terutama di lima daerah. Yakni, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.

Untuk itu, Menteri Bambang menghimbau kepada daerah lain di Indonesia agar belajar dari Jatim. "Sadarilah bahwa dunia ini bukan hanya APBN dan APBD. Carilah inovasi yang bisa menggunakan KPBU," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved