Berita Lamongan
Dirampok di Tuban, Sopir Dump Truk Ini Dibuang di Pasuruan
Saat melintas di Jalan Raya Jombang-Babat, ketika berhenti di depan minimarket, Kayat bertemu pelaku.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | LAMONGAN – Nasib apes dialami Kayat (47), warga Pucakwangi RT 01 RW 01 Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Pria yang bekerja sebagai sopir dump truck ini dirampok, dan ia dibuang oleh pelakunya ke wilayah Pasuruan.
Awalnya, Kayat sedang mengirim batu kapur dari Baureno menuju Sengkalang, Sabtu (6/8/2016).
Saat melintas di Jalan Raya Jombang-Babat, ketika berhenti di depan minimarket, Kayat bertemu pelaku.
Pelaku ingin memesan batu kapur kepadanya. Namun karena Kayat masih harus mengirim pesanan, ia berjanji akan menemuinya kembali dalam waktu satu jam.
Benar saja, satu jam kemudian korban bertemu pelaku, yang langsung ikut dalam satu kendaraan truk bersama korban menuju tempat galian batu kapur di Gajah, Baureno.
Selesai muat batu kapur pesanan itu, korban dan pelaku satu mobil menuju Deket, tempat yang dimaksud pelaku.
Di tengah perjalanan, pelaku minta berhenti mampir untuk makan soto, tepat di Dusun Bakalan Desa Bakalrejo Kecamatan Sugio.
Usai makan soto bersama, korban sama sekali tidak menaruh curiga sedikitpun kalau sedang diperdaya korban.
Dalam perjalanan radius 1, 5 kilometer, korban ternyata merasakan kantuk yang luar biasa dan tak kuat lagi menahan hingga tak sadarkan diri.
Selang sehari kemudian, Minggu (7/8/2016) korban sadar dan terbangun di wilayah Grati Pasuruan.
Kayat baru sadar kalau truk yang dibawanya, surat - surat penting dan uang tunai milik korban dibawa kabur oleh orang yang pesan batu kapur.
Dump truk Mitsubushi warna kuning nopol S 8138 JF bermuatan batu kapur dari Baureno, STNK, uang tunai Rp 2 juta dan surat - surat kendaraan dibawa kabur pelaku.
Kejadian yang dialami korban baru dilaporkan Senin (8/8/2016) ke Polres Lamongan.
Kepada penyidik, korban mengaku tidak tahu siapa sejatinya pelaku. Korban percaya, karena pelaku hanya pesan batu kapur dan minta diantar hari itu juga.
Kasubag Humas, AKP Ipung Abdul Muiz, Selasa (9/8/2016) menyatakan, polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini.
"Ya ada segala kemungkinan yang sedang diselidiki. Sejumlah saksi sedang dimintai keterangan," katanya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-ilustrasi-garis-polisi-police-line_20160620_085632.jpg)