Berita Pemprov Jatim

Pemprov Jatim Nilai Jokowi Salah Tafsir, Terkait APBD Ngendon di Bank

"Tapi per awal bulan Agustus ini jumlahnya Rp 2,6 triliun. Bukan Rp 3,9 triliun," ujarnya, kepada Surya, Jumat (5/8/2016).

Pemprov Jatim Nilai Jokowi Salah Tafsir, Terkait APBD Ngendon di Bank
foto: istimewa
TCASH_WIEF_2016: Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Direktur Utama Telkom Indonesia Alex J. Sinaga dan Direktur Utama Ririek Adriansyah saat berdialog dengan salah satu penerima dana bantuan uji-coba. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemprov Jatim menanggapi pernyataan Presiden Jokowi terkait uang kas daerah (Kasda) yang disimpan di bank.

Pasalnya pernyataan orang nomor satu di Republik ini dinilai kurang tepat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Jatim Budi Setiawan membenarkan, bahwa ada uang kasda yang disimpan di bank.

Uang itu merupakan pendapatan asli daerah (PAD) Jatim dari sektor pajak, seperti pajak kendaraan bermotor (PKB) maupun bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak daerah lainnya.

"Tapi per awal bulan Agustus ini jumlahnya Rp 2,6 triliun. Bukan Rp 3,9 triliun," ujarnya, kepada Surya, Jumat (5/8/2016).

Menurut Budi, dari jumlah Rp 2,6 triliun, didalamnya termasuk Rp 400 miliar untuk dana cadangan Pilgub, Rp 400 miliar dana pinjaman murah untuk UMKM di Bank Jatim dan sudah ada loan aggreament-nya.

Sedangkan Rp 1,8 triliun, merupakan dana kas yang setiap saat diambil untuk membayar kegiatan dan proyek SKPD di lingkungan Pemprov yang sedang berjalan dalam jangka pendek.

"Pencairannya juga sesuai tahapan dan perencanaan yang telah ditetapkan," tegasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

"Mengapa di bank, karena tidak mungkin menaruh uang sebanyak itu di brankas. Terlalu berisiko," imbuh Budi.

Apalagi, uang Rp 2,6 triliun tersebut adalah anggaran murni Jatim yang bersumber dari PAD. Sehingga pihaknya memastikan tidak ada dana APBN dari Pusat yang ngendhon alias ditampung di bank.

Halaman
12
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved