Reportase dari Ceko

Sehari Menikmati Keunikan Brno, Host Moto GP Dunia

dunia lebih mengenal sebagai salah satu host moto GP dunia.. namun menelisik Brno, ternyata jauh lebih cantik dengan keunikan masa lalunya..

Sehari Menikmati Keunikan Brno, Host Moto GP Dunia
imron w harits/citizen
Patung kuda di Vila Tugendhat, Brno, Ceko 

Reportase : Imron W Harits
Pegiat literasi

BRNO lebih dikenal dunia karena menjadi salah satu host balapan paling prestisius, moto GP. Namun Brno bukan hanya kota modern dengan fasilitas laiknya kota besar di Eropa, tetapi juga kota tua dengan berbagai peninggalan bernilai historis yang sangat luar biasa. 

Brno adalah kota terbesar kedua di Republik Ceko setelah Praha. Paduan nuansa modern diwakili pusat–pusat perbelanjaan dan branded shops. Nuansa kuno terepresentasikan melalui gedung–gedung kuno, kastil, dan gereja–gereja produk abad 12 an menjadi kekhasan yang mampu menarik ribuan pelancong mengunjungi Brno.

Tempat–tempat wisata yang wajib lihat pun letaknya tak terlalu jauh antara satu tempat dengan tempat lainnya. Untuk mengakses semua itu, cukup waktu sehari dengan titik point seperti rata–rata kota di Eropa adalah Main Square atau Centrum.

Menyusuri jalan ke arah main square bisa disaksikan gedung opera Mahenovo Divadlo yang terlihat menonjol karena bangunannya cukup megah dengan arsitektur unik.

Dibangun pada 1882 saat Brno di bawah kekuasaan Dinasti Hapsburg dari Jerman. Gedung opera Mahenovo Divadlo ini dikhususkan untuk pentas teater yang merupakan salah satu seni pertunjukkan populer di Republik Ceko.

Untuk mendapatkan panduan spot-spot menarik di Brno, bisa singgah terlebih dahulu di pusat informasi untuk turis yang ada di Old Town City Hall.

Di sini tersedia brosur gratis dan semua informasi tentang Brno bisa ditanyakan ke petugas yang ada. Town Hall (Balai kota) lama ini juga merupakan tempat yang bersejarah dan menarik karena gedung ini memiliki arsitektur unik bergaya Gothic abad 13.

Salah satu ornamen yang menonjol adalah buaya besar yang diawetkan dan digantung di pintu masuk gedung. Uniknya, warga Brno menyebutnya dragon atau naga dan menjadi salah satu ikon wisata di Brno.

Berjarak sekitar 200 meter dari Balai Kota lama ini, bisa ditemukan Petrova Square, lengkap dengan pasar buah dan sayur segar. Air mancur Parnas dengan monumen bergaya Yunani yang dibangun abad ke-15 melengkapi Petrova Square. Ribuan burung merpati menambah keelokan tempat itu.

 

Gratis 'Suvenir' Kristal

Tak jauh dari air mancur Parnas berdiri megah gereja tua Katedral St. Peter and Paul yang dibangun pada abad ke–11. Menuju ke Katedral bergaya Baroque ini pengunjung harus mendaki ratusan anak tangga, karena katedral terletak di atas bukit kecil.  Dari Katedral ini para pelancong bisa naik ke menara dengan membayar 35 kronz (sekitar Rp 20 ribu) untuk menikmati keindahan Brno dari atas.

Spot wajib kunjung lainnya adalah centrum atau main square dengan salah satu ikonnya jam Chronometer. Jam unik berbentuk oval dan berwarna hitam ini, setiap pukul sebelas akan mengeluarkan butiran–butiran mirip kristal, yang boleh dipungut untuk suvenir.

Sebagai satu dari bekas ibu kota Kerajaan Moravia (satunya Olomouc), Brno memiliki kastil megah dan  sangat terawat, yaitu kastil Spilberk. Dibangun pada paro abad ke-13 kastil ini merupakan bangunan bersejarah yang dibangun di era Dinasti Luxemburg.

Dikelilingi benteng megah, beberapa bangunan kastil di puncak ini difungsikan sebagai galeri dan restoran. Pada musim semi dan panas festival makanan tradisional Ceko dihelat di kastil ini.

Selepas menikmati kastil pengunjung bisa melihat vila Tugendhat dan beberapa patung unik. Semisal patung kuda berkaki panjang dengan ksatria berbaju besi duduk di atasnya.

Menyusuri Brno dalam sehari mungkin kurang, namun setidaknya telah memberikan gambaran betapa konsep kota modern berpadu dengan peninggalan historis yang terjaga berdampingan harmonis di sini.

 


Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved