Berita Bisnis

23 Negara Ikut Pameran Manufacturing Surabaya, Ini Ragam Produk yang Ditawarkan

Menurut Maysia, beragam produk, teknologi, dan solusi terbaru bidang manufacturing ditampilkan selama pameran.

23 Negara Ikut Pameran Manufacturing Surabaya, Ini Ragam Produk yang Ditawarkan
surya/sugiharto
Ilustrasi, salah satu pameran yang digelar di Grand City Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 274 perusahaan mengikuti pameran internasional Manufacturing Surabaya 2016 di Grand City, Surabaya.

Pameran yang digelar PT Pamerindo Indonesia ini dibuka Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Jatim Hadi Prasetyo, berlangsung mulai Rabu (3/8/2016) hingga Sabtu (6/8/2016).

Project Director PT Pamerindo Indonesia Maysia Stephanie mengatakan, selain perusahaan internasional dari dalam negeri, perusahaan dari 23 negara di Asia, Eropa dan Amerika Serikat (AS) mengikuti pameran Manufacturing Surabaya ke-13 ini.

"Dengan banyaknya perusahaan yang ikut ini, kita harapkan pengunjung membludak dan bisa tembus 7.000 orang," ujarnya.

Menurut Maysia, beragam produk, teknologi, dan solusi terbaru bidang manufacturing ditampilkan selama pameran.

Mulai otomotif, penerbangan, teknisi presisi, kelistrikan dan elektronik, furniture, medis dan kesehatan, pengemasan, minyak dan gas, konstruksi bangunan dan sektor manufaktur lainnya di Jatim.

"Keberadaan berbagai produk baru itu cocok untuk meningkatkan fasilitas produksi. Akses dan peluang bisnis inilah yang penting," terangnya.

Direktur First Machinery Trade Co Henny Santosa menjelaskan, dalam pameran kali ini sebagai distributor mesin perkakas terkemuka di Indonesia, pihaknya menyuguhkan rangkaian mesin dan peralatan berteknologi mutakhir.

Seperti, mesin perkakas, manufaktur dan proses otomatisasi, hingga alat metrologi.

"Banyaknya produk ini akan membuka pengunjung tertarik mampir ke stand kami," ucapnya.

Apalagi, saat ini industri manufaktur di Jatim tumbuh pesat. Pertumbuhan tersebut, kata Henny, tak lepas dari tumbuhnya perekonomian Jatim, yang berhasil menarik investasi sebesar 252 juta dolar AS di 187 proyek dan berhasil menciptakan setidaknya 9.400 lapangan kerja baru.

"Nilai investasi tersebut meningkat 17,5 persen dibanding periode sebelumnya," tegasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved