Berita Blitar

Gara-gara BAB, Slamet Mendadak jadi Penyelamat Sapi Seharga Ratusan Juta

Sebelum berangkat, Suyono membuat perapian di kandang sapinya terlebih dulu untuk mengusir nyamuk supaya tak menggigit sapinya.

Gara-gara BAB, Slamet Mendadak jadi Penyelamat Sapi Seharga Ratusan Juta
surya/imam taufiq
Kandang sapi milik Suyono terbakar, tiga sapinya selamat. 

SURYA.co.id | BLITAR - Gara-gara kebelet buang air besar, Slamet (50), warga Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, berhasil menyelamatkan tiga ekor sapi milik tetangganya, yang hampir terbakar.

Ceritanya, Senin (1/8/2016) malam itu, Slamet dan Suyono menghadiri acara halal bi halal di masjid desanya.

Sebelum berangkat, Suyono membuat perapian di kandang sapinya terlebih dulu untuk mengusir nyamuk supaya tak menggigit sapinya.

Di tengah acara halal bi halal itu berlangsung atau sekitar pukul 22.00 WIB, Slamet pulang karena perutnya mules.

Ia hendak buang air besar di kamar mandi rumahnya.

Namun, mendadak ia tak jadi, karena melihat api membakar kandang sapi milik Suyono.

Karena tahu pemiliknya tak ada, Slamet sempat panik.

Di saat panik itu, ia nekat menerobos api, dan melepaskan tali, yang dipakai mengikat sapi ke kandang.

Begitu ikatan talinya dilepas, ketiga sapi jantan jenis Simental senilai Rp 48 juta itu langsung menerjang ke luar kandang.

"Untungnya, itu diketahui Slamet sehingga ketiga ekor sapi itu selamat. Kalau tidak diketahui, bisa jadi tiga ekor sapi itu terbakar," kata Hadi Suyoko (44), kepala dusun setempat, Selasa (2/8/2016).

Berhasil menyelamatkan sapi, Slamet langsung berteriak-teriak minta tolong, kalau lagi ada kebakaran.

Akibatnya, sebagian warga yang lagi halal bi halal itu, langsung berlarian, untuk ikut memadamkan api, meski kandang sapi itu tak berhasil diselamatkan.

"Yang penting, api tak sampai menjalar ke rumah korban, dan para tetangga karena warga langsung berdatangan," ungkapnya.

AKP Sudarto, Kapolsek Selorejo, mengatakan, meski hanya kandang sapi yang terbakar, namun petugas tetap melakukan olah TKP. Hasilnya, api berasal dari tungku perapian yang dipakai buat mengusir nyamuk, agar tak menggigit sapi.

"Kerugian akibat kejadian itu ditafsirkan sekitar Rp 15 juta karena kandang sapi yang terbakar," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved