Breaking News:

Musim Haji 2016

Tak Sehat, Penyaji Makanan Jemaah Haji harus Diganti

"Jika ada jemaah yang sakit, mencret, atau keracunan karena makanan itu makin repot."

nuraini faiq
Petugas saat merapikan kamar untuk menginap calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (25/7/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Surabaya meminta mengganti koki atau penyaji makanan calon jemaah haji yang tak sehat.

Jika koki dan penjamah makanan jemaah itu tak memerhatikan kesehatan, sebaiknya diminta tak menyajikan makanan untuk jemaah di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Selaku otoritas penentu standar kesehatan di Asrama Haji, KKP meminta semua terstandar.

"Jika ada jemaah yang sakit, mencret, atau keracunan karena makanan itu makin repot. Kalau penyedia makanan itu sudah lewat lelang," kata Kepala KKP Surabaya, dr Bangun, Jumat (29/7/2016)

Seminggu lalu, petugas dan tim KKP telah mengecek kondisi asrama haji. Mereka fokus pada sanitasi di lingkungan asrama. Bahkan mereka juga mengecek kondisi kamar mandi di dalam kamar. Ada catatan tahun lalu, antrean terjadi saat mandi. Akibatnya, ada yang kehabisan air.

KKP akan memastikan kembali pada 1 Agustus 2016 besok untuk mengecek sekali lagi. Bahkan asrama haji juga akan difogging untuk memberantas nyamuk.

Soal air menjadi perhatian serius tim. Selama 40 hari tempat menginap jemaah akan dihuni. Baik saat berangkat sampai pulang.

"Kami yakin, panitia PPIH Embarkasi Surabaya sudah siap. Apalagi ini sudah menjadi agenda tahunan. Namun kecenderungan perilaku jemaah juga harus diwaspadai," kata Bangun.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved