Berita Surabaya
Ini Dia Kisah Legenda Dewi Sangkrah yang Dibalut Gerakan Gemulai Tari Balet
Dewi Sangkrah ini selalu membawa gendongan yang tidak diketahui apa isi gendongannya.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Bisa jadi pertunjukan tari balet ini menjadi hiburan pamungkas bagi tamu-tamu dari berbagai negara yang hadir di acara Preparatory Committee (Precom) III United Nation Habitat 3.
Yang istimewa pula, murid-murid Marlupi Dance Academy ini membawakan kisah Dewi Sangkrah yang diambil dari legenda Sawunggaling.
“Kalau saya ambil cerita Sawunggaling tentu perlu banyak penari pria. Dan itu sulit karena penari balet pria memang sedikit,” ujar Marlupi Sijangga, pendiri Marlupi Dance Academy.
Karena itu pula, Marlupi sengaja mengambil dari sisi ibunda Sawunggaling untuk disajikan di hadapan para tamu spesial di gedung Balai Pemuda (bekas bioskop Mitra), Rabu (28/7/2016) malam.
Yang unik, kata Marlupi, Dewi Sangkrah ini selalu membawa gendongan yang tidak diketahui apa isi gendongannya.
"Saya sudah tanya kemana-mana tidak ada yang tahu apa yang digendong Dewi Sangkrah,” bebernya.
Yang juga tidak mudah, lanjut Marlupi, lagu pengiring tari balet yang ditampilkan murid-murid Marlupi Dance Academy ini memakai lagu-lagu tradisional Indonesia.
“Kita harus bangga pada karya anak bangsa. Kalau bisa pakai lagu dari negeri sendiri, kenapa pakai lagu dari luar (negeri)?” katanya.
Total ada 75 penari Marlupi Dance Academy membawakan 10 tarian di pentas istimewa bagi tamu-tamu UN Habitat.
Selain petikan kisah Dewi Sangkrah yang disajikan selama 10 menit oleh 11 penari, ada sejumlah tari andalan lain, termasuk Si Kabayan yang jadi unggulan saat pentas ulang tahun ke 60 Marlupi Dance Academy sebulan lalu.
Ada pula tari Rhythm of Bali yang berhasil merebut Juara 1 di kompetisi tari balet di Hongkong pada 2015.
Tari lain yang disajikan malam itu adalah Tari Tenun yang memakai kain tenun khas Lombok.
Sedang Tari Dayak pun tak kalah menarik karena seluruh penari memakai atribut khas daerah di Kalimantan tersebut.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-dewi-srangkah_20160729_100733.jpg)