Video
VIDEO - Anak Dipaksa Bertarung Melawan Petinju Profesional, Setelah Ayahnya Tahu Dia "Tukang Bully"
Beberapa memuji, meski ada beberapa yang mengatakan apa yang dilakukan pria ini terhadap anaknya adalah tidak tepat dan kasar.
SURYA.co.id - Kita semua sudah tahu, bahwa tindakan bullying sudah jelas salah.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Education Association di Amerika , ada sekitar 160.000 remaja yang bolos sekolah setiap hari karena bullying.
Mereka adalah siswa miskin, yang terpaksa menjalani hidup bukan karena kesalahan mereka sendiri, menderita karena sebuah konsekuensi.
Beberapa dari mereka akhirnya putus sekolah dan, sebagian lebih buruk lagi, beberapa membawa ketakutan itu hingga mereka tumbuh dewasa.
Tidak ada orangtua yang ingin hal itu terjadi pada anak-anak mereka. Tapi bagaimana jika anda tiba-tiba menemukan bahwa anak Anda sendiri telah mengintimidasi orang lain?
Bagaimana anda alam bereaksi dan bagaimana anda akan mengajarkan kepada dia agar menghentikan perilaku buruk itu?
Seorang ayah berpikir bahwa obat terbaik untuk bullying adalah dengan membiarkan anaknya mendapatkan dosis obat itu sendiri.Bukan hanya sekadar mengatakan kepadanya agar tidak melakukan bullying.
Ayah dalam video di atas ingin anaknya tahu seperti apa rasanya merasa tidak berdaya ketika orang lain memukul dan mendorongnya sekitar.
Dan ia membawa anaknya ke ring tinju - untuk bertarung dengan petinju profesional.
Seperti yang akan anda lihat, ayah ini memastikan bahwa pelajaran ini akan mengajarkan anaknya dengan jelas.
Pada ronde pertama anaknya diadu dengan petinju yang lebih besar yang pasti memberinya pelajaran yang baik. Bukan pertarungan yang adil.
Pada ronde kedua, anaknya mendapat lawan petinju yang tubuhnya sedikit lebih kecil daripada dia.
Anaknya tampak sedikit lebih percaya diri dan agresif kali ini. Namun, keuntungan ukuran tidak berlaku, sebab yang menjadi lawannya adalah atlet profesional.
Video yang diunggah oleh FrogDaBarber telah mencapai lebih dari 13.563.1340 views sejak diunggah di YouTube terakhir 5 Juli 2015.
Beberaoa netizen berkomentar, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan metode disiplin yang tidak biasa oleh ayah dalam video ini.
Beberapa memuji, meski ada beberapa yang mengatakan apa yang dilakukan pria ini terhadap anaknya adalah tidak tepat dan kasar. Meski anaknya adalah tukang bully di sekolahnya.
Jadi, bagaimana menurut anda? Cara apa yang tepat untuk mengjarkan anak agar tidak melakukan bullying di sekolah terhadap kawan-kawan di sekitarnya?