Berita Lifestyle

Sedang Berdiet? Ini Jenis-jenis Snack yang Harus Dihindari

Orang yang sedang diet ingin mengonsumsi smoothies, sebaiknya meracik sendiri menggunakan susu non fat, buah segar, kacang-kacangan.

Sedang Berdiet? Ini Jenis-jenis Snack yang Harus Dihindari
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Orang yang sedang diet biasanya mengurangi makanan utama yang mengandung banyak lemak dan karbohidrat dan menggantinya dengan snack yang sudah mengenyangkan.

Namun ternyata tidak semua snack, yang kelihatannya baik untuk dikonsumsi orang diet, benar-benar bagus sebagai pengganti makanan utama.

Seperti dilansir majalah Marie France Asia, ada setidaknya 10 snack yang sebaiknya dihindari ketika sedang diet.

Yang pertama adalah flavoured yoghurt. Flavoured yoghurt atau yoghurt yang memiliki rasa, mengandung banyak gula dan tentunya tidak bagus dikonsumsi orang yang sedang diet.

Orang yang sedang diet sebaiknya mengonsumsi plain yoghurt dengan campuran buah segar yang ditambahkan sendiri, atau ditambahkan madu sebagai rasa manis.

Yang kedua adalah granola, karena merupakan snack berbentuk protein bar yang memiliki kandungan gula dan lemak yang tinggi dalam campuran bahan yang ada di dalamnya.

Selanjutnya adalah smoothies dalam kemasan, karena banyak mengandung gula, lemak, dan karbohidrat.

Jika orang yang sedang diet ingin mengonsumsi smoothies, sebaiknya meracik sendiri menggunakan susu non fat, buah segar, kacang-kacangan, dan madu.

Keempat, adalah buah kering yang banyak mengandung gula.

Kelima, orang yang sedang diet harus berhati-hati ketika membeli energi atau protein bar.

Perhatikan kalori yang tertulis pada label, apakah cukup atau melampaui batas total kalori yang dibutuhkan.

Kemudian ada selai kacang yang wajib dihindari. Selai kacang biasanya mengandung banyak sekali gula dan minyak.

Snack yang mengandung banyak gula yang lain adalah rice cake, coklat, dan kacang campur.

Daripada makan snack yang bergula tinggi, lebih baik mengonsumsi buah segar yang tidak terlalu manis.

Jangan mengonsumsi terlalu banyak buah yang terlalu manis, misalnya anggur.

Anggur memang baik untuk tubuh karena menyehatkan, namun mengonsumsi porsi besar anggur akan merusak tatanan diet seseorang karena kandungan gula pada anggur yang cukup tinggi.

Di luar itu, yang terpenting bagi orang diet adalah tetap memperhatikan total kalori ketika akan mengganti makanan utama dengan snack atau buah.

Salah memilih pengganti makanan utama, akan membuka resiko untuk menyakiti diri sendiri. (marie france asia)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved