Berita Lifestyle

Sering Duduk Lama Menonton Televisi? Ini Bahaya yang Bisa Ditimbulkannya

Siapapun yang menonton TV dalam waktu yang lama setiap harinya, harus mengambil tindakan pencegahan

Sering Duduk Lama Menonton Televisi? Ini Bahaya yang Bisa Ditimbulkannya
huffington post
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berhati-hatilah jika Anda termasuk orang yang hobi menghabiskan waktu berlama-lama di depan televisi.

Seperti dilansir dari health.com, berdasarkan penelitian ilmuwan Jepang, duduk terlalu lama akan meningkatkan risiko penggumpalan darah di paru-paru.

Bukan hanya penggumpalan darah biasa yang akan diderita orang yang suka duduk berlama-lama menonton televisi, melainkan jenis Pulmonary Embolism (PE).

PE adalah kondisi terhalangnya satu atau lebih arteri cabang pada paru-paru karena pembekuan darah.

Pada penelitiannya, ilmuwan Jepang tersebut melibatkan lebih dari 86.000 orang dewasa dan bertanya mengenai berapa jam dalam sehari mereka menghabiskan waktu menonton televisi.

Hasil yang didapat adalah, orang yang menonton TV lebih dari 5 jam, 2,5 kali lebih berisiko untuk menderita PE, dibandingkan dengan yang menonton TV kurang dari 2,5 jam sehari.

Selama dan setelah 2 tahun penelitian, 59 orang di antara mereka meninggal karena penggumpalan darah di paru-paru.

Menurut penelitian tersebut, siapapun yang menonton TV dalam waktu yang lama setiap harinya, harus mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko munculnya penggumpalan darah pada tubuh mereka.

Hiroyasu Iso MD PhD, guru besar kesehatan masyarakat Universitas Osaka, Jepang, mengatakan, setelah satu jam menonton TV, sebaiknya berdiri dan meregangkan tubuh, berjalan sesaat, dan merelaksasi otot kaki selama 5 menit. ]

Gerakan itu dapat mengurangi risiko penggumpalan darah di kaki dan pinggul.

"Jangan lupa minum air putih untuk menambah perlindungan tubuh dan akan mengurangi risiko PE," kata Dr Iso pada health.com. (health)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA


Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved