Berita Nasional

IDI Tolak Jadi Eksekutor Hukuman Kebiri, Ini Kata Menteri Yohana

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menolak menjadi eksekutor hukuman kebiri.

IDI Tolak Jadi Eksekutor Hukuman Kebiri, Ini Kata Menteri Yohana
sutono
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PP dan PA) Yohana Yembise (tengah) bersama sejumlah aktivis perempuan Jombang. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menolak menjadi eksekutor hukuman kebiri.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise ‎akan membuatkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk eksekutor hukuman kebiri tersebut.

"Saya pikir kami akan buat dalam bentuk PP. Yang penting (Perppu Perlindungan Anak) disahkan oleh DPR," kata Yohana di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Menurut Yohana, pembuatan PP terkait eksekutor hukuman mati bukan hal yang sulit. Saat ini yang terpenting ‎adalah Perppu Perlindungan Anak yang disahkan lembaga legislatif.

"‎Yang penting kami sekarang meminta dengan hormat pada anggota DPR supaya mensahkan Perppu ini. Karena ini tujuan pemerintah untuk menekan kekerasan terhadap anak," tuturnya.

‎Yohana berharap, IDI memiliki semangat yang sama dengan pemerintah dalam memberantas kejadian kekerasan terhadap anak.

Menurutnya, berlakunya hukuman kebiri adalah upaya menyelematkan anak bangsa.

"Kami harapkan komitmen bersama (dari IDI). Yang penting adalah pemberatan hukuman bagi siapapun pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Kami berusaha menyelamatkan anak bangsa," tandasnya. (Muhammad Zulfikar)

Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved