Berita Malang Raya
Menunggu Ujian Masuk UMM Sambil Menikmati Keindahan Kampus dengan Perahu Bebek
Keberadaan sepeda air di danau GKB (Gedung Kuliah Bersama) I menarik perhatian orangtua peserta ujian gelombang II UMM...
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Musahadah
SURYA.co.id | MALANG - Keberadaan sepeda air di danau GKB (Gedung Kuliah Bersama) I menarik perhatian orangtua peserta ujian gelombang II UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), Senin (25/7/2016).
Sepeda air itu kerap disebut bebek karena model perahunya kepala bebek.
Orangtua calon mahasiswa, Nanik Widayati (47) mengaku sengaja naik sepeda air untuk menunggu anaknya yang ujian di GKB 1 dan menuruti permintaan anak kecilnya, M Farhan.
"Anak saya, Intan ikut ujian Fakultas Kedokteran," kata wanita asal Tulungagung
ini. Ia sudah berada di kampung III UMM sejak pukul 05.30 WIB. Sementara ujian dimulai sejak pukul 08.00-11.00 WIB.
Ia mengaku terkesan dengan fasilitas di UMM yang memiliki danau dan bisa dimanfaatkan untuk naik sepeda air. "Saya terkesan di sini. Kampusnya bersih dan indah," jawabnya.
Danau GKB 1 sejak lama sudah ada. Namun penambahan fasilitas bebek baru ada setahun terakhir.
Ada empat unit yang disediakan buat pengunjung.
"Dibanding ujian tulis gelombang 1 lalu, jumlah yang naik bebek di ujian gelombang 2 lebih banyak," ungkap Andi, petugas sepeda air. Tugas dia akan menggenjot sepeda air itu bersama seorang penumpangnya.
Biasanya, bebek dioperasionalkan sampai pukul 11.00 WIB. Katanya, jika ada penumpang ingin naik, ia dan teman-temannya gantian mengemudikannya.
Penumpang menunggu di titik dekat danau. Ada petugas yang membantu penumpang baik turun.
Rutenya keliling danau satu kali. Tarifnya Rp 10.000 per orang. Pemandangan yang didapat saat naik bebek adalah melihat gedung GKB 1 dan air mancur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sepeda-air_20160725_110154.jpg)