Berita Gresik

Ada Pendaftar setelah Syarat Calon Sekretaris Pemkab Gresik Diringankan

#GRESIK - Jika sebelumnya calon sekda yang boleh mendaftar minimal sudah dua kali menduduki jabatan eselon II B, sekarang dikurangi.

Ada Pendaftar setelah Syarat Calon Sekretaris Pemkab Gresik Diringankan
Surya/M Taufik
ILUSTRASI - Wakil Bupati Gresik bersama tim disiplin PNS Pemkab Gresik saat melakukan kunjungan ke kantor Dinas PU Gresik, Senin (11/7/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK – Setelah waktu pendaftaran diperpanjang dan ada keringanan atau pengurangan dua syarat oleh tim seleksi, akhirnya ada pejabat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti rekrutmen Sekretaris Pemkab Gresik.

Agus Budiono, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Gresik resmi mendaftarkan diri, Senin (25/7/2016).

Dia tidak sendirian, pada Jumat (22/7) lalu, juga ada Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik, Mulyanto, yang menjadi pendaftar pertama dalam rekrutmen ini.

Berikurtnya adalah Kepala BLH Sumarno.

“Kemungkinan masih bakal ada lagi yang menyusul karena pendaftaran masih terbuka sampai Rabu (27/7) besok,” kata Abdul Chalik, Ketua Tim Seleksi rekrutmen Sekda Gresik, Senin sore.

Informasi yang beredar, ada beberapa pejabat lain di lingkup Pemkab Gresik yang bersiap mendaftarkan diri.

Di antaranya adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Nadlif; Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Andhy Hendro Wijaya; serta Asisten I Bagian Pemerintahan Sekda Gresik, Tursilowanto Hariogi.

Awalnya, rekrutmen calon Sekda Gresik terkesan sepi peminat karena sejak pendaftaran dibuka hingga batas waktunya berakhir, 21 Juli 2016 lalu tidak ada seorang pun yang mendaftar.

Kemudian, Tim Seleksi memutuskan untuk melakukan perpanjangan. Tak hanya itu, tim seleksi juga mengambil kebijakan mengurangi persyaratan untuk pendaftar.

“Jika sebelumnya calon sekda yang boleh mendaftar adalah mereka yang minimal sudah dua kali menduduki jabatan eselon II B, sekarang dikurangi. Hanya pernah sekali menjabat sudah boleh daftar,” ungkap Chalik.

Syarat lain yang ditoleransi adalah diklatpim. Menurutnya, calon sekda alias pendaftar bisa mengikuti diklatpim dalam waktu ke depan. Syarat ini tidak lagi menjadi keharusan mengikuti diklatpim sebelum daftar. “Tapi mereka (pendaftar) harus membuat surat pernyataan terkait kesediaan untuk mengikuti diklatpim,” lanjutnya.

Mereka yang sudah mendaftar bakal melalui enam tahap seleksi selama proses penjaringan. Mulai seleksi administratif, uji kompetensi, fit and proper test, hingga tes kesehatan atau psikiatri. Semua tes dilakukan timsel.

Beberapa bulan belakangan, Gresik tidak memiliki Sekda. Selama ini posisi Sekda Gresik dijabat sementara oleh Bambang Isdianto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU).

Bambang ditunjuk menjadi pelaksana tugas Sekda menggantikan pejabat sebelumnya yang pensiun.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved