Hukum Kriminal Surabaya

Buru Koruptor, Kejati Jatim Perintahkan 38 Kejari Menahan Minimal Satu Koruptor

"Ini baru Kejati saja belum dari 36 kejari se Jatim," tandas Kajati Jatim, Maruli Hutagalung kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Sabtu (23/7/2016).

Buru Koruptor, Kejati Jatim Perintahkan 38 Kejari Menahan Minimal Satu Koruptor
foto:net
Maruli Hutagalung 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim yang gencar memberantas korupsi telah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 8,2 miliar dari para koruptor.

Uang sebanyak itu diselamatkan aparat berbaju cokelat itu diperoleh dari berbagai kasus pidana korupsi yang ditangani. Uang tersebut telah dikembalikan ke negara.

"Ini baru Kejati saja belum dari 36 kejari se Jatim," tandas Kajati Jatim, Maruli Hutagalung kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Sabtu (23/7/2016).

Kejati Jatim sendiri, kata Marulli tengah menangani beberapa kasus korupsi yang ada di di Jatim.

"Jadi tak jarang saat tersangka diperiksa kemudian mengembalikan uang yang telah ia ambil untuk keperluan pribadinya," jelas Marulli.

Selain itu, perolehan uang korupsi juga didapat dari hasil penyitaan aset, serta uang tunai yang dikembalikan ke negara.

"Ada kalanya penyitaan itu diperoleh sebelum kasus yang ditangani disidangkan," paparnya.

Di antara kasus yang ditangani Kejati Jatim adalah kasus korupsi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jatim.

Namun dari total korupsi yang menjerat 10 orang tersangka itu, penyidik Kejati menemukan sebesar Rp 12 miliar. Tetapi baru Rp 300 juta dikembalikan ke negara.

Untuk memerangi korupsi, Kejati Jatim memerintahkan 38 kejari untuk menahan minimal satu orang tersangka.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved