Berita Lamongan
Kerap Beraksi di Lamongan, Tiga Sindikat Curanmor Ditangkap di Suramadu
Tiga pemuda spesialis pencuri sepeda motor yang terparkir di teras rumah ditangkap di Surabaya setelah kabur dari kejaran anggota resmob Polres
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Musahadah
SURYA.co.id l LAMONGAN - Tiga pemuda spesialis pencuri sepeda motor yang terparkir di teras rumah ditangkap di Surabaya setelah kabur dari kejaran anggota resmob Polres Lamongan.
Mereka adalah Saiun (22), warga Wedeng, Desa Sedayukuto, Gresik, Ahsan (24) warga Sembunganyar, Dukun, Gresik dan Supriyadi (30) warga Tunjungmekar, Kecamatan Kalitengah, Lamongan.
"Tiga tersangka yang ditangkap anggota polrestabes Surabaya itu sudah diserahkan ke Polres Lamongan,"ungkap Kasat Reskrim, AKP Wisnu Prasetyo kepada Surya Online, Jumat (22/7/2016).
Tiga pelaku itu pada Selasa (19/7/2016) dini hari menggasak empat unit sepeda motor di tiga Kecamatan, yakni Sekaran, Brondong dan Deket.
Jejak ketiga pelaku sempat diketahui anggota resmob Polres Lamongan.
Tapi nampaknya Saiun dkk mengetahui kalau tercium anggota.
Mereka bergerak cepat meninggalkan Lamongan menuju Surabaya untuk menghindari kejaran anggota Polres Lamongan.
Tentu, petugas tidak ingin kehilangan jejak para tersangka dan mencoba terus memburunya.
Tapi begitu gesit dan lincahnya pelaku selama pengejaran, akhirnya anggota Polres Lamongan memutuskan sikap cepat dan tepat berkoordinasi dengan anggota Polrestabes Surabaya.
Dari hasil koordinasi itu, membuahkan kemampuan intelejen yang cukup kuat untuk menghadang para pelaku di jalur yang dipastikan hendak dilintasi para pelaku.
Dan tepat sasaran, ketiganya hendak melintas di jembatan Suramadu diberhentikan anggota polrestabes.
Dan ketiganya sudah diserahkan ke Polres Lamongan karena pencuriannya di empat TKP, yakni Brondong 1 unit, Sekaran 2 unit Kawasaki Ninja merah nopol H 2775 AT, Ninja hijau nopol BN 4793 PN, Honda Vario nopol S 6000 KW dan Honda Beat S 5789 ME.
Semuanya dicuri saat sedang diparkir di teras rumah. Bahkan dua unit di dalam pagar teras.
Pelaku merusak kunci gembok pagar sebelum berhasil masuk menggondol sepeda motor itu.
Menurut Wisnu Prasetyo, penyidik kini masih mengembangkan penyelidikan. Ada kemungkinan para pelaku tidak hanya beraksi di empat TKP. "Kemungkinan masih ada TKP lain di Lamongan,"kata Wisnu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/curanmor-lamongan_20160722_151956.jpg)