Berita Tuban
Sopir Truk Tewas Ditabrak Bus Madu Kismo Bernama Andreas Warga Mojokerto
Bus itu membawa penumpang 34 orang dari Sumenep, Madura.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Parmin
SURYA.co.id | TUBAN - Seorang sopir truk fuso L 9695 UR milik PT SBS bernama Andreas (45) warga Mojokerto.
Andreas tewas seketika usai bus Madu Kismo yang dikendarai Harlan (46) warga Desa Karang Randu Rt 01 Rw 01 Kecamatan Pecangakan, Kabupaten Jepara, Jateng bertabrakan dengan truk fuso.
Bus itu membawa penumpang 34 orang dari Sumenep, Madura.
Bus Madu Kismo K 1477 DD jurusan Madura-Jakarta itu menabrak truk di jalan umum Tuban - Bancar kawasan Hutan Jati Peteng KM 17-18 Ds Sumur Geneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa malam (19/7/2016).
Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengungkapkan, sebelum menabrak, bus Madu Kismo berjalan dari arah timur dan saat pandangan tidak bebas melewati marka garis lurus.
Sopir bus berusaha mendahului iring-iringan kendaraan truk yang berjalan searah di depannya.
"Di saat sedang mendahului iring - iringan truk, dari arah berlawanan arus lalu lintas sangat padat, sehingga pengemudi bus berusaha menghindar ke kiri dan masuk di sela-sela kendaraan yang sedang didahului, lalu memotong truk ke kiri sehingga tertabrak dari belakang oleh truk lain," papar Fadly.
Setelah tertabrak dari belakang, kemudian bus Madu Kismo tersebut oleng ke kanan dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan ada truk dikemudikan Andreas.
Tabrakan terjadi di jalur pantai utara (Pantura) Jati Peteng, Kecamatan Jenu, Tuban, Selasa (19/7/3016) sekitar pukul 20.00.
Kecelakaan tersebut menyebabkan seorang sopir truk puso tewas terjepit di kemudi. Sedang sopir bus dalam kondisi terluka berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-tuban-jati-peteng-desa-bugang-kecamatan-jenu-madu-kismo_20160719_224621.jpg)