Berita Malang Raya
Jabatan Kasatpol PP Kota Malang Lowong, Pemkot Siapkan Lelang Jabatan
Kursi jabatan Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kota Malang kosong per Senin (18/7/2016).
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Musahadah
SURYA.co.id I MALANG - Kursi jabatan Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kota Malang kosong per Senin (18/7/2016).
Agoes Edy Poetranto yang sebelumnya menempati jabatan itu dipindahkan menjadi Kepala Lingkungan Hidup (BLH) dalam mutasi yang berlangsung di ruang sidang Balai Kota Malang itu.
Selain Agoes, ada tiga pejabat eselon II lain yang dipindahtugaskan.
Mereka adalah Nuzul Nurcahyono yang dipindahkan dari kepala BLH menjadi kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Sugiharto yang dipindahkan dari kepala Dispora menjadi Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), dan Handi Priyanto yang digeser dari kepala Bakesbangpol menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia.
Wali Kota Malang M Anton, usai pelantikan, mengatakan, untuk sementara pemegang kekuasaan tertinggi di Satpol PP akan dialihkan ke Sekertaris Satpol PP Decky.
Untuk mengisi kekosongan itu, Pemkot akan menggelar lelang jabatan dalam waktu dekat.
Dari lelang jabatan yang akan digelar itu, pihaknya berharap akan ada pimpinan yang bisa menjaga kebersamaan dan bagus dalam berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain.
"Sedikit kegaduhan akan membuat ketidaknyamanan dalam bekerja. Kepala Satpol akan dicarikan yang bisa kerja sama dan koordinasi. Selain bisa kerja sama, juga orang yang bisa tegas dalam menegakkan Perda (Peraturan Daerah)," kata Anton. Meski begitu, ia enggan menyebut secara tersurat bahwa kinerja kepala Satpol PP sebelumnya di bawah standar.
Ia berharap, pergantian jabatan ini bisa membentuk perbaikan birokrasi. Apalagi, Pemkot juga berencana meningkatkan performa masing-masing SKPD untuk mendapat penilaian terbaik dari kementrian.
Yang tak kalah menarik dari mutasi itu adalah pemindahan Handi menjadi staf ahli.
Pasalnya, lulusan Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam negeri itu sudah menjalani mutasi 22 Juni lalu dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi Kepala Bakesbangpol.
Secara tersirat, Anton menyebut pemindahan Handi karena ketidakmampuannya dalam menjaga informasi ke publik.
"Harus mengerti kata-kata pelantikan yang saya bacakan tadi. Harus sudah memahami karena sudah menjawab siap bersedia. Harus bisa tahu mana yang harus dirahasiakan (ke publik) dan mana yang tidak," katanya.
Berdasarkan informasi yang beredar, pemindahan kilat Handi karena sebelumnya dia secara terbuka menyampaikan kepada beberapa media tentang rencnaa razia para pejabat Pemkot yang masuk ke tempat hiburan malam.
Namun, Anton tak menjawab saat ditanya spesifik alasan pemindahan Handi. "Silahkan ditafsirkan sendiri," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-malang-walikota-malang-canangkan-kampung-kb_20160414_124715.jpg)