Pemberantasan Korupsi

Alim Markus Penuhi Panggilan Kejati Jatim, Kapan Dahlan Iskan dan Emilia Contessa?

#SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur meneruskan lagi pengusutan kasus raibnya 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU) milik Pemprov Jatim.

Alim Markus Penuhi Panggilan Kejati Jatim, Kapan Dahlan Iskan dan Emilia Contessa?
anas miftakhudin
Alim Markus, bos Maspion Group yang juga mantan Komisaris PT PWU saat di Kejati Jatim, 18 Juli 2016. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur meneruskan lagi pengusutan kasus raibnya 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU) milik Pemprov Jatim. 

Setelah memeriksa kesaksian mantan Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana, 18 Juli 2016, jaksa juga akan memeriksa sederetan nama orang penting.

Seperti Dahlan Iskan selaku Direktur Utama PT PWU periode 2000 2010 dan Alim Markus, bos Maspion Group yang juga mantan Komisaris PT PWU serta Emilia Contessa.

Nama Emillia ikut masuk karena membeki bangungan PT PWU di Banyuwangi.

Maruli menegaskan, Dahlan Iskan akan dipanggil penyidik setelah ada penetapan tersangka.

Selain itu Dahlan Iskan saat ini menjalani pemeriksaan di Kejagung dalam kasus mobil listrik.

"Jadi kami menghormati Kejagung. Jangan sampai ada panggilan secara bersamaan," terangnya.

Alim Markus yang namanya turut dalam surat panggilan penyidik, Senin (18/7/2016) sekitar pukul 15.15 WIB datang ke Kejati Jatim.

Ketika datang, Alim Markus tidak bisa diajak wawancara karena tengah menerima telepon hingga masuk lift untuk menuju ruang penyidik.

Sekitar 20 menit kemudian, Alim Markus turun dan saat diwawancarai, tidak memberi jawaban yang jelas. "Saya ke lantai VII. Itu ruangan Datun," ungkapnya.

Alim Markus yang dikawal seorang pengawal justru mengingatkan wartawan yang mengambìl gambar dengan berjalan mundur karena saat itu posisinya menuruni anak tangga yang cukup terjal.

"Hati-hati kalau berjalan. Nanti kalau jatuh dikira karena Alim," selorohnya sambil tertawa.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved