Berita Surabaya

Percantik Kampung Ketandan, Risma Ikut Ngecat Paving Jalan

Sesekali, Risma juga berjalan berkeliling melihat pengerjaan warga lainnya.

Percantik Kampung Ketandan, Risma Ikut Ngecat Paving Jalan
surya/rorry
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengecat bersama warga di kampung Ketandan,Genteng, Surabaya, Minggu (17/7/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, warga dan anggota karang taruna Ketandan kerja bakti mengecat paving di sepanjang jalan perkampungan di Kampung Ketandan, Mingu (17/7/2016).

Ini merupakan bentuk upaya warga kampung dalam menyambut para tamu delegasi dari luar negeri saat event International Preparatory Committe III for Habitat III yang tinggal menghitung hari.

Bersama warga, Risma turut membaur untuk mengecat. Sesekali, Risma juga berjalan berkeliling melihat pengerjaan warga lainnya.

Perkampungan yang dikenal dengan kampung budaya ini memang memiliki keunikan sendiri, mulai dari cagar budaya hingga tradisinya.

Alasan inilah yang membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memilih Ketandan sebagai salah satu destinasi yang disuguhkan nantinya.

"Ketandan yang sekarang jauh berbeda dengan yang saya kenal dulu. Kalau dulu kurang terawat, sekarang lebih indah dengan berbagai sentuhan dan keasriannya yang mulai tumbuh seiring dengan kesadaran masyarakatnya yang semakin peduli dengan lingkungan," kata Camat Genteng Mahmud Sariadji kepada SURYA.co.id, Minggu (17/7/2016).

Perubahan yang siginifikan ini lanjut Sariadji, tidak lepas dari keinginan dan kemauan warga kampung yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik.

Bila dahulu warga kampung kurang guyub karena kesibukan masing-masing, berbeda dengan sekarang.

Wisatawan tak akan menyangka bila perkampungan Ketandan ini ada, sebab perkampungan yang dikelilingi oleh gedung-gedung tinggi membuat kampung tak terlihat.

Hanya ada gang kecil untuk masuk ke dalam perkampungan ini, semua kendaraan harus didorong dan dimatikan mesinnya sejak masuk ke dalam gerbang kampung.

Ketua Karang Taruna Ketandan RW 4 Abdul Ghofar mengatakan persiapan demi persiapan telah dilakukan sejak akhir tahun 2015. Dan hingga saat ini, persiapan sudah hampir 95 persen selesai.
"Kami sudah siap menyambut para tamu dari UN Habitat nanti," katanya saat ditemui.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved