Senin, 20 April 2026

Berita Banyuwangi

Jeruk Siam Banyuwangi, Si Manis Segar yang Makin Banyak Peminatnya

Di Banyuwangi, kecamatan yang menjadi sentra jeruk di antaranya, Purwoharjo, Bangorejo dan Pesanggaran.

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
surya/haorrahman
Jeruk siam asal Banyuwangi yang makin banyak diminati. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Tidak hanya dikenal sebagai sentra buah naga, Banyuwangi kini juga dikenal sebagai daerah penghasil jeruk terbesar di Jawa Timur.

Jeruk siam asal Banyuwangi pun telah menembus pasar nasional dan banyak diminati berbagai daerah.‎

“Setiap hari, saya kirim minimal lima ton jeruk ke Tangerang, Bekasi, Bandung dan Semarang secara bergantian. Permintaan luar daerah akan jeruk siam Banyuwangi ini tinggi,” kata Agus Ali Maksum, suplier hortikultura asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Jumat (15/7/2016).‎‎

Di sejumlah pasar modern Jakarta dan Bali, jeruk siam yang rasanya manis segar serta banyak airnya ini diminati.

Di Banyuwangi, kecamatan yang menjadi sentra jeruk di antaranya, Purwoharjo, Bangorejo dan Pesanggaran.

Menurut Agus, tiga kecamatan tersebut merupakan penghasil jeruk yang kualitasnya di atas rata-rata.

“Saat membeli dari petani, saya hanya memilih yang kualitasnya bagus dan sesuai dengan kriteria super market. Misalnya ukurannya besar, satu kilogram berisi tujuh buah, dan kulit jeruk bersih. Perkara rasa, jeruk Banyuwangi sudah dikenal manis,” kata Agus.

Harga yang dipatok Agus pada konsumen antara Rp. 10.000 - 12.500 per kilogramnya. Namun harga tersebut bisa sewaktu-waktu berubah, tergantung harga di pasaran.

‎Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Banyuwangi, Ikrori Hudanto mengatakan, selain tiga kecamatan tersebut, kecamatan lainnya yang juga menghasilkan jeruk siam juga ditemui di Tegaldlimo, Siliragung, Cluring, Gambiran, Tegalsari dan Muncar.

Ikrori mengatakan jeruk merupakan hortikultura Banyuwangi yang paling tinggi produksinya.

Pada 2015, Banyuwangi menghasilkan 354.685 ton jeruk dengan luas panen 12.804 hektar.

Produksi itu meningkat dibandingkan tahun 2014 yang sebanyak 333.767 ton dengan luas lahan panen 12.137 ha.

"Kami terus mendorong petani jeruk di Banyuwangi untuk menjaga kualitas jeruknya," kata Ikrori.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved