Guyub Ramadan Cak Ning Surabaya
Cak Ning Surabaya Wujudkan Makna Guyub Lewat Acara Seperti Ini
Anggota paguyuban berseragam serba putih ini berderet di poros jalur utama kota Surabaya. Hanya dalam hitungan menit, ratusan paket takjil ludes.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | SURABAYA - Bulan Ramadan digunakan banyak anggota masyarakat untuk menggelar serangkaian kegiatan sebagai wujud kepedulian pada sesama.
Itu pula alasan Paguyuban Cak Ning Surabaya mengagendakan acara bagi-bagi takjil yang dirangkai dengan sahur bersama pada Sabtu-Minggu (25-26/6).
Acara Guyub Ramadan Cak Ning Surabaya ini berupa bagi-bagi takjil di area Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (25/6).
Sekitar 50 anggota paguyuban berseragam serba putih ini berderet di poros jalur utama kota Surabaya itu sejak pukul 16.00.
Hanya dalam hitungan menit, ratusan paket takjil ludes dibagikan pada para pengguna Jalan Pemuda.

“Antusiasme masyarakat memberi semangat pada kami sehingga kami pun ikut senang melakukan kegiatan ini,” tutur Violita, Ketua Panitia Guyub Ramadan Cak dan Ning Surabaya.
Tak hanya berbagi menu takjil. Ternyata ada pula yang nekad berhenti dan minta selfie dengan anggota Paguyuban Cak Ning Surabaya ini.
“Acara ini sekaligus merupakan silaturhami yang efektif karena bisa interaksi langsung dengan masyarakat yang selama ini mengenal Cak Ning dari social media,” ungkap Avie Natyarina, Humas Paguyuban Cak dan Ning Surabaya.
Acara Guyub Ramadan ini masih berlanjut esok harinya dalam bentuk sahur bersama.

“Selama 12 jam kumpul bareng melakukan kegiatan bersama sama sekali tak melelahkan. Sebab, selama itu kami isi dengan canda dan tawa sehingga tak terasa sudah masuk waktu sahur,” ucap Avie.
Minggu dini hari itu aktivitas sosial tersebut dimulai pukul 01.30. Pembagian nasi sahur dimulai dari rute Jl Pemuda, berlanjut ke Jl Panglima Sudirman, Jl Raya Darmo, Jl Diponegoro, Jl Banyu Urip, Jl Pasar Kembang, Jl Arjuno, Jl Kranggan, Jl Praban, Jl Gentengkali, Jl Undaan, Jl Kalianyar, Jl Kapasan, Jl Peneleh, dan berakhir di rooftop Siola Jl Tunjungan.

Sebanyak 400 bungkus nasi yang dibawa Cak Ning Surabaya in habis dibagikan hingga pukul 04.15.
“Inilah makna paguyuban. Walau dengan latar belakang berbeda kami guyub di satu wadah yang sama,” papar Violita yang meraih predikat Puteri Persahabatan di ajang Puteri Indonesia Jawa Timur 2015.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/cak-ning-surabaya_20160706_002335.jpg)