Ramadan 2016

PHE WMO Ajak 500 Warga Sidorukun, Gresik Buka Bareng

#GRESIK - Di tengah lesunya harga minyak mentah dunia, Seth Samuel Ambat, menyebut bahwa program sosial yang sudah dirancang PHE WMO tetap berjalan.

PHE WMO Ajak 500 Warga Sidorukun, Gresik Buka Bareng
m taufik
Sedikitnya ada 500 orang warga Desa Sidorukun, Kecamatan Kota, Gresik berkumpul di di lapangan onshore receiving facility (ORF), PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Jumat (1/7/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK – Sedikitnya ada 500 orang warga Desa Sidorukun, Kecamatan Kota, Gresik berkumpul di di lapangan onshore receiving facility (ORF), PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Jumat (1/7/2016).

Ini merupakan acara buka bersama yang digelar olet PT PHE WMO bersama warga setempat. Selain buka bareng, dalam kegiatan yang dikemas ala Safari Ramadhan tersebut, perusahaan juga memberikan santunan kepada anak yatim.

Field Operation Manager PHE WMO, Seth Samuel Ambat mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sudah dilakukan sejak tahun 2011. Harapannya, dengan kegiatan semacam ini jalinan silaturahmi PHE WMO dengan warga terus terjalin dengan baik.

Apalagi, PHE WMO masih punya kontrak 20 tahun lagi di sana. “Kegiatan rutin ini terus berlanjut, kami ingin selalu dekat dan menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekitar,” kata dia.

Di tengah lesunya harga minyak mentah dunia, Seth Samuel Ambat, menyebut bahwa program sosial yang sudah dirancang PHE WMO tetap berjalan seperti biasa. Termasuk kegiatan buka bersama dengan warga di sekitar ORF.

Kepala Desa Sidorukun, Markan Hendarsa, mewakili warganya mengaku senang bisa terus mendapat perhatian dari PHE WMO. Menurutnya, sejak ada PHE WMO, peningkatan pendidikan dan pembangunan di daerah itu sudah sangat nyata.

"Dulu pendidikan di desa kami tertinggal dengan desa atau kelurahan lain. Tapi, sekarang berbanding terbalik. Di sini sudah ada pembangunan PAUD maupun play group. Bahkan, SDN Sidorukun yang mendapat bimbingan dari PHE WMO mampu meraih sebagai sekolah berstatus adiwiyata," ungkapnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved