Berita Pamekasan Madura

Deteksi Peredaran Vaksin Palsu, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan Pamekasan

Tim nantinya juga akan memantau persediaan obat di sejumlah toko obat yang ada di Pamekasan.

Deteksi Peredaran Vaksin Palsu, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan Pamekasan
antara/rosa panggabean
Ilustrasi, bayi mendapatkan vaksin polio saat imunisasi di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (28/6/2016). Pemerintah menjamin pemberian vaksin di Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit Pemerintah menggunakan vaksin asli. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan Jawa Timur membentuk tim khusus guna mendeteksi kemungkinan adanya peredaran vaksin palsu di sejumlah rumah sakit di wilayah itu.

"Mereka bertugas melakukan penelitian kemungkinan adanya peredaran vaksin palsu di Pamekasan ini," kata Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey, Jumat (1/7/2016).

Ismail menjelaskan tim telah melakukan suvei persediaan obat di sejumlah rumat sakit di Pamekasan, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Pamekasan, serta sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Pamekasan.

"Sejauh ini kami memang belum menemukan adanya peredaran vaksin palsu. Tapi tim kami masih terus melakukan penyelidikan," katanya.

Ia menjelaskan selain melakukan penyelidikan ke rumah sakit yang ada di Pamekasan, tim nantinya juga akan memantau persediaan obat di sejumlah toko obat yang ada di Pamekasan.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa Pamekasan benar-benar bebas dari peredaran vaksin palsu.

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sebelumnya mengatakan vaksin palsu telah beredar di tujuh provinsi di Indonesia dan pabrik vaksin palsu itu ada di beberapa tempat.

Namun Badrodin enggan menyebutkan provinsi mana saja yang telah ada penemuan vaksin palsu.

Ia hanya mengatakan penyidik Polri akan mengusut kasus itu hingga tuntas. Saat ini polisi terus menyelidiki kasus itu.

Polisi telah menetapkan 17 tersangka dalam kasus praktik produksi dan peredaran vaksin palsu itu.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved