Berita Lamongan
Mudik ke Bawean Bisa Melalui Pelabuhan Paciran, ASDP Tak Naikkan Tarif
Pihaknya menjamin, selama arus mudik ini ASDP tetap melayani rute tersebut selama dua kali dalam seminggu.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Musahadah
SURYA.co.id l LAMONGAN - Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Paciran tidak akan menaikkan tarif selama arus mudik.
Tarif yang dikenakan tetap Rp 76 ribu untuk jurusan Lamongan - Bawean.
“Dari kapasitas maksimal 450 penumpang, Kapal Gili yang yang melayani rute ke Bawean ini rata-rata dinaiki 200 penumpang, “ ungkap Kepala Dinas Perhubungan Bambang Hadjar kepada Surya Online, Kamis (30/6/2016).
Pihaknya menjamin, selama arus mudik ini ASDP tetap melayani rute tersebut selama dua kali dalam seminggu.
Namun jadwal keberangkatan yang biasanya hari Rabu dan Minggu, diubah menjadi Selasa dan Minggu.
“Karena hari Rabu diperkirakan adalah Hari Idul Fitri, jadwalnya digeser menjadi hari Selasa,"katanya.
Sementara jam keberangkatannnya tetap, yakni pukul 21.00 WIB untuk keberangkatan hari Selasa dan pukul 20.00 WIB untuk hari Minggu.
"Jadi masyarakat yang hendak memanfaatkan mudik atau balik nanti tidak perlu khawatir," katanya.
Akses menuju pelabuhan ini juga sangat strategis. Berjarak sekitar 68 kilometer dari Surabaya, bisa diakses melalui jalan tol dan jalan nasional.
Karena strategisnya kawasan ini, Bupati Fadeli menawarkan kawasan pantura, termasuk ASDP kepada sejumlah investor di Inggris.
Di sisi lain, pelabuhan Tanjung Perak yang melayani angkutan penyeberangan dari Jawa Timur ke Kalimantan dan Sulawesi kondisinya saat ini sangat padat.
Sehingga pelabuhan ini bis amenjadi solusi mengurai kepadatan di Tanjung Perak.
Pelabuhan ini secara resmi mulai beroperasi pada 29 April 2013. Kala itu, hadir dalam peresmian ASDP Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wakil Menteri Perhubngan Bambang Susanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-gresik-pelabuhan-pulau-bawean_20160615_124350.jpg)