Sabtu, 2 Mei 2026

Citizen Reporter

Buletin Sekolah 3 SMP di Surabaya Ini goes to Ajang Nasional

tim jurnalistik dari 3 SMP di Surabaya ini siap melaju ke lomba buletin sekolah tingkat nasional.. begini serunya perjuangan mereka..

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
openclipartvectors/px
ilustrasi 

Reportase : Eko Prasetyo
Pegiat literasi/alumnus Pascasarjana Universitas Dr Soetomo Surabaya

BULAN suci Ramadan dan musim libur sekolah tidak lantas sepi dari kegiatan positif para remaja. Tiga tim buletin SMP tingkat Surabaya menimba ilmu jurnalistik di Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Selasa, 14 Juni 2016. Tiga tim tersebut adalah SMPN 13 Surabaya, SMPN 43 Surabaya, dan SMP Kristen Petra 5 Surabaya.

Mereka masing-masing adalah juara 1, 2, dan 3 lomba buletin sekolah yang diselenggarakan Dispendik Surabaya. Proses untuk meniti tangga juara pun terbilang cukup panjang. Sebelum meluncurkan lomba ini, Dispendik Surabaya mengadakan pelatihan jurnalistik tingkat SMP se-Kota Surabaya pada 22, 23, 30, dan 31 Mei 2016.

Lokasi pelatihan dipusatkan di empat sekolah di Kota Pahlawan, yakni SMPN 17, SMPN 26, SMP Barunawati, dan SMPN 21. ”Pelatihan intensif ini dipandu para praktisi di bidangnya,” terang Nila Eka Yuniartha, panitia dari Dispendik Surabaya.

Para peserta mendapatkan bekal materi tulisan jurnalistik, fotografi, tata letak halaman (layout), dan desain web dari praktisi terkemuka seperti Rio F. Rahman, Uky Handoko, Mamuk Ismuntoro, dan Ferdi Afrar. ”Setelah mengikuti workshop, para siswa dipersilakan mengirimkan karya buletin sekolah dan dikumpulkan pada 16 Juni lalu,” tutur Nila.

Total ada 40 lebih karya yang masuk ke panitia. Selanjutnya tim juri memilih enam karya yang lolos. Selanjutnya enam tim itu mempresentasikan hasil buletin mereka di hadapan dewan juri di kantor Dispendik, 20 Juni 2016 lalu. Diputuskan tiga pemenang, yakni buletin New Krishna (SMPN 13), Buletin Semppati, SMPN 43), dan Travejes Update (SMP Kr. Petra 5). Ketiganya berhak mewakili Surabaya dalam lomba jurnalistik SMP tingkat nasional.

Karena itu, tiga tim tersebut mendapatkan pembekalan ilmu jurnalistik kembali dari para praktisi. Rio F. Rahman, salah seorang pemateri, ikut mengapresiasi para pemenang. ”Karya mereka orisinal. Kami mencoba memberikan masukan-masukan agar karya mereka lebih baik lagi dan bisa bersaing di lomba tingkat nasional nanti,” tegas Rio.

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved