Berita Banyuwangi

PNS Banyuwangi Dilarang Ajukan Cuti Tambahan dan Bawa Mobdin Mudik

Bupati Banyuwangi mengeluarkan surat edaran berisi larangan pengajuan ijin dan cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebelum dan setelah cuti bersama.

surya/haorrahman
PNS Banyuwangi tak dapat tambahan cuti Lebaran. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi mengeluarkan surat edaran berisi larangan pengajuan ijin dan cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebelum dan setelah cuti bersama. 

Ini dilakukan agar tidak mengganggu pelayanan publik lantaran libur Lebaran yang lebih dari satu minggu.‎

“Surat edaran telah disebarkan ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Larangan ini sekaligus menindaklanjuti imbauan MenPAN-RB agar PNS tidak mengambil cuti di luar bersama," kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Slamet Kariyono, Selasa (28/6/2016).

Dalam surat bernomor 065/1108/429.013/2016 tertulis, libur Hari Raya Idul Fitri untuk PNS, pada 6-7 Juli 2016. Sedangkan cuti bersama berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 4, 5 dan 8 Juli.

Merujuk SE tersebut, libur hari raya bagi PNS akan berlangsung selama 5 hari. Ditambah libur reguler, Sabtu dan Minggu pada tanggal 2-3 dan 9-10 Juli.

"Dengan demikian kalau ditotal, libur lebaran PNS cukup panjang, sampai 9 hari," kata Slamet.

Slamet menegaskan, semua PNS wajib melaksanakan surat edaran tersebut. Bila melanggar PNS yang bersangkutan harus siap disanksi.

"Semua kepala SKPD sudah kami tekankan untuk tidak memberikan pengajuan cuti kepada seluruh stafnya. Kalau masih ada yang melanggar, berarti yang bersangkutan tidak mendapatkan ijin sebenarnya," tegas Sekkab.

Selain itu, surat edaran tersebut juga menyebutkan selama pelaksanaan libur hari raya dan cuti bersama, kendaraan dinas roda empat milik pemerintah daerah dilarang digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Semua kendaraan dinas harus diparkir di Kantor Pemda mulai tanggal 1 -8 Juli, kecuali kendaraan operasional," kata Slamet.

Kendaraan yang dipakai operasional seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang sedang memantau obyek wisata, atau Dishub yang memantau lalu lintas.

Penulis: Haorrahman
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved