Ramadan 2016

Nahdlatul Ulama Surabaya Tingkatkan Musala di Taman Bungkul Jadi Masjid

#SURABAYA - Bukti ziarah makam wali sudah menjadi life style bisa dilihat di makam Sunan Ampel. Pengunjungnya bisa mencapi 3 juta orang per bulan.

suyanto
Wagub Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam peresmian masjid Taman Bungkul yang digelar PC Nahdlatul Ulama Surabaya, Senin (27/6/2016) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya resmi mengubah fungsi bangunan musala di Taman Bungkul  menjadi masjid.

Peresmian masjid dikemas dalam acara Lailatul Qira'ah (malam parade pembacaan Alquran) yang dihadiri Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Senin (27/6/2016) malam.

Setelah berubah menjadi masjid, bangunan yang berada dalam satu komplek dengan makam Sunan Bungkul tersebut akan ditempat untuk ibadah salat Jumat.

Perubahan fungsi menjadi masjid itu diharapkan bisa lebih menghidupkan wisata religi Makam Sunan Bungkul, di tengah ramainya kunjungan masyarakat di Taman Bungkul.

Wagub Saifullah Yusuf dalam sambutannya mengatakan, wisata religi seperti ziarah ke makam wali dan ulama, sekarang menjadi tren masyarakat perkotaan dalam mencari ketenangan. 

“Bukti ziarah makam wali sudah menjadi life style bisa dilihat di makam Sunan Ampel. Pengunjungnya semakin banyak. Bisa mencapi 3 juta orang per bulan," terangnya. 

Ketua NU Surabaya Dr Ahmad Muhibbin Zuhri MAg menambahkan, NU berkepentingan memberikan warna baru di Taman Bungkul.

Selain tempat rileks, juga ada tempat wisata religi, yaitu makam Sunan Bungkul, yang lokasi berada di balik pagar Taman Bungkul.

"Malam ini, kami tingkatan fungsi musala menjadi masjid agar para peziarah bisa salat lebih tenang dan juga bisa menggelar salat Jumat. Ini yang bisa dilakukan NU. Selebihnya adalah wewenang Pemkot untuk melakukan renovasi maupun tata kelola sekitar area makam Sunan Bungkul, “ ujar Muhibbin. 

Foto: Wagub Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam peresmian masjid Taman Bungkul yang digelar PCNU Surabaya, Senin (27/6) malam.

Penulis: Suyanto
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved