Rabu, 8 April 2026

Berita Mojokerto

Dishub Mojokerto Ancam Cabut Izin Kalau PO Langgar Tarif

"Kalau ada yang pasang tarif melebihi ketentuan, maka ini akab kami tindak," tuturnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Minggu (26/6/2016).

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yoni
surya/sudarma adi
Bus-bus ngetem di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto. Bus yang menaikkan tarif seenaknya akan dicabut izinnya oleh Dishubkominfo Kota Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Mendekati Lebaran ini, armada angkutan umum harus berpikir ulang untuk menaikkan tarif penumpang.

Itu karena Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kota Mojokerto ancang-ancang mencabut izin perusahaan otobus (PO) yang ketahuan melanggar ketentuan tarif.

Kadishubkominfo Kota Mojokerto, Gaguk Prasetyo menjelaskan, armada bus tak bisa semaunya menaikkan tarif penumpang.

"Kalau ada yang pasang tarif melebihi ketentuan, maka ini akab kami tindak," tuturnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Minggu (26/6/2016).

Dijelaskan mantan Kepala Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) ini, tarif angkutan umum disesuaikan pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

"Tarif angkutan Lebaran disesuaikan pada seminggu sebelum dan sesudah Lebaran. Setiap bus wajib memasang tarif angkutan Lebaran dari Dishub dan ditempatkan di tempat yang diketahui penumpang. Itu agar masyarakat ada kepastian tarif," terangnya.

Disinggung tentang besaran kenaikan angkutan Lebaran tahun ini, dia masih menunggu surat keputusan dari Kemenhub RI.
Hanya saja, untuk menjamin keamanan penumpang arus mudik dan balik, dishub akan melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat persuasif.

"Kami akan melakukan tes urine secara intensif untuk mengetahui kondisi kru bus apakah menggunakan narkoba atau miras. Tes digelar sebelum Lebaran dan ini bekerjasama dengan BNN, Sat Narkoba Polres Mojokerto Kota dan Dinkes," paparnya.

Adapun kru bus yang kedapatan mengonsumsi barang haram itu, lanjut ia, maka akan dilaporkan ke PO.

"Selain itu PO bisa kami cabut izinnya dan perkara pidananya bakal diserahkan ke kepolisian," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sedangkan beberapa hari sebelumnya, Dishubkominfo juga melakukan kegiatan pemeriksaan kelaikan armada bus. Kabid Lalu Lintas (lantas) Dishubkominfo YH Khadiran menambahkan, kegiatan pra Lebaran ini untuk meminimalisasi kecelakaan selama hari raya itu.

"Razia ini untuk menekan angka kecelakaan lalin jelang Lebaran. Demikian pula dengan armada bus wajib masuk terminal," pungkasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved