Rabu, 15 April 2026

Berita Surabaya

Permainan Monopoli Dapat Ukur Karakter Anak, Para Pengajar di Nation Star Academy Membuktikannya

"Ini adalah monopoli pengukur karakter anak karya kami yang merupakan solusi dari permasalahan budaya sekolah."

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Parmin
surya/neneng uswatun hasanah
Pameran karya problem solving guru SD-SMA Nation Star Academy, salah satunya adalah monopoli uji karakter anak. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nur Handayani dan Jenny Gunawan begitu bersemangat menjelaskan kegunaan papan permainan yang berada di atas meja di hadapan mereka pada para pengunjung, psikolog, dan praktisi pendidikan yang datang ke stan mereka di acara pameran karya hasil pelatihan problem base learning sekolah Nation Star Academy, Jumat (24/6/2016).

Dalam papan permainan tersebut, terdapat kotak-kotak yang memutari pinggiran papan dengan kategori-kategori tertulis dalam tiap kotak.

"Ini adalah monopoli pengukur karakter anak karya kami yang merupakan solusi dari permasalahan budaya sekolah. Sekolah kadangkala kesulitan mengukur budaya mereka yang dilihat dari staf, fasilitas, dan karakter anak. Permainan ini adalah untuk mengukur karakter anak," jelas Nur, guru matematika SMP Nation Star Academy (NSA).

Hasil yang diharapkan, siswa-siswa NSA harus berkarakter resilience (gembira), open mind (berpikiran terbuka), integrity (jujur), conviction (berpendirian), dan caring (peduli).

"Di tiap-tiap kotak ada kategori yang harus dijawab anak ketika pion mereka menginjak kotak tersebut sesuai angka dadu yang dilempar. Hasil jawaban mereka bisa menggiring pada pertanyaan lain dan ada rubrik penilaian yang menjadi acuan kami," kata Jenny, guru SMA NSA.

Beberapa psikolog dan praktisi pendidikan menyarankan agar adanya reward untuk anak setelah ia menjawab pertanyaan dengan baik, atau bisa digabungkan dengan IT sehingga guru bisa menampilkannya di layar LCD dan permainan bisa dilakukan bersama-sama di dalam kelas.

"Permainan ini juga masih bisa dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing. Saat ini yang kami buat sasarannya lebih pada murid SD dengan soal yang disesuaikan. Tapi bisa juga ditujukan pada siswa SMP dan SMA dengan pertanyaan yang diubah," lanjutnya.

Monopoli ukur karakter anak karya mereka dinilai cukup baik dan bisa diterapkan dalam pembelajaran.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved