Berita Gresik

NU Gresik Belum Bahas Kasus Husnul Khuluq Terkait Penggeledahan Polda Jatim

#GRESIMK - Kasus selisih saldo Kasda Pemkab Gresik 2010 senilai Rp 850 juta, berdasarkan hasil audit BPKP 2010 mengarah pada Husnul Khuluq.

surya/sugiyono
Husnul Khuluq sebagai Calon Bupati Gresik usai mencoblos di TPS 1 Desa Mojopuro, Kecamatan Bungah, Gresik, Rabu (9/12/2015). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik dan Badan Otonom (Banom) Lembaga Bantuan Hukum NU Gresik belum membahas tentang kabar status tersangka mantan Ketua PC NU Gresik, Husnul Khuluq.

"Belum ada apa-apa. Belum ada pembahasan terkait adanya kabar tentang status tersangka (Husnul Khuluq)," kata Nurudin, Pelaksana Tugas Ketua PCNU Gresik, Kamis (23/6/2016).

Begitu juga dengan Prihatin Efendi dari LBH NU Gresik. "Belum ada pembahasan untuk memberikan bantuan hukum. Tapi jika diminta untuk mendampingi, kami siap," kata Prihatin.

Seperti diketahui, Rabu (22/6/2016) kemarin, Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jatim menggeledah kantor Bupati Gresik.

Hal ini terkait kasus dugaan korupsi sewa perairan laut atau reklamasi antara Pemkab Gresik dengan PT Smelting yang merugikan keuangan negara miliaran rupiah.

Penggeledahan itu terkiat penetapan tersangka terhadap mantan Sekda Gresik, Husnul Khuluq.

Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat beberapa kali Husnul Khuluq lolos dari beberapa kasus hukum yang mengarah pada keterlibatannya.

Misalnya, kasus selisih saldo Kasda Pemkab Gresik 2010 senilai Rp 850 juta yang berdasarkan hasil audit BPKP 2010 mengarah pada Husnul Khuluq.

Kasus itu menguap begitu saja, hanya sampai karyawan Bank Jatim Gresik bernama Atik.

Ignatius Bolilasan, pengacara Atik, berharap, penetapan Husnul Khuluq sebagai tersangka dapat mengungkap kasus-kasus lain di Pemkab Gresik.

"Termasuk selisih saldo Kasda Pemkab Gresik senilai Rp 850 juta yang diduga melibatkan mantan pejabat Pemkab hingga menjadikan klien saya sebagai tumbal. Saya berharap penyidik Tipikor Polda Jatim juga mengembangkan kasus ini terhadap tersangka Husnul Khuluq. Sebab dulu pernah lapor ke Polda Jatim tapi ditolak," kata Boli. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved