Profil

Budaya NU Melekat Sejak Kecil, Dokter Edi Aktif Abdikan Diri untuk Masyarakat

Organisasi juga telah membuatnya mempunyai jiwa kepemimpinan, sehingga tahu etika dan tata krama.

surya/sulvi sofiana
Kepala SMF RSUD Dr Soetomo, Dr Edi Suyanto SpF SH MH. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Profesi dokter dan organisasi yang diikuti tak membatasi dokter spesialis Forensik RSUD Dr Soetomo, Dr Edi Suyanto SpF SH MH untuk aktif mengabdikan diri di masyarakat.

Tumbuh di lingkungan religi dan budaya Nahdlatul Ulama yang kental, membuatnya aktif di organisasi NU hingga saat ini.

Mulai dari organisasi kepemudaan hingga menjadi Wakil Ketua PWNU (Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama) Jatim Koordinator Bidang Kesehatan Masyarakat.

"Kakek dan bapak saya tentara NU, tetapi mereka tidak mengharuskan keluarganya bergabung di NU juga. Ada keluarga saya yang juga orang Muhammadiyah, tetapi kami tetap saling menghargai," terangnya.

Bagi keluarga besarnya yang terpenting adalah hubungan kemanusiaan yang baik. Selama masih memegang akidah dan syariat Islam, maka tidak masalah aliran apapun yang diikuti.

"Ikut organisasi itu pengabdian pada masyarakat, untuk memahami konsep-konsep kehidupan Rahmatan lil alamin,"lanjutnya

Organisasi juga telah membuatnya mempunyai jiwa kepemimpinan, sehingga tahu etika dan tata krama.

Kepemimpinan yang ia maksud yaitu yang disegani teman dan rekan, tidak ditakuti. Jadi bisa memposisikan diri bermanfaat.

Pengabdian pada masyarakat juga ia wujudkan dengan menggagas klinik umum di lingkungan tempat tinggalnya.

Klinik umum ini ditujukan untuk masyarakat di dalam lingkungan ataupun dari luar.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved