Berita Surabaya

PPDB Jalur Prestasi, Banyak Orangtua Siswa Belum Paham Konsep Jalur Prestasi, ini Buktinya

Yuyun Eko Widianti (32), misalnya, harus kecewa lantaran sertifikat juara anaknya di cabang olahraga sepak bola tidak diterima.

surya/sulvi sofiana
Petugas melakukan verifikasi sertifikat siswa jalur prestasi di KONI Surabaya, Selasa (21/6/2016). 

SURYA.co.id |SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya membuka pendaftaran jalur prestasi mulai hari ini, Selasa (21/6/2016).

Sejumlah orang tua siswa mulai berdatangan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya di Jalan Bogen.

Namun, dalam pendaftaran tersebut terungkap, banyak orang tua siswa membawa serifikat prestasi anaknya tidak sesuai ketentuan.

Yuyun Eko Widianti (32), misalnya, harus kecewa lantaran sertifikat juara anaknya di cabang olahraga sepak bola tidak diterima. Padahal selama lima kali turnamen anaknya sudah 5 kali juara.

“Padahal sudah ikut lomba sampai Bali yang diadakan Dispora, tetapi tetap tidak bisa. Katanya yang boleh hanya juara Danone,” ungkapnya ditemui saat menunggu verifikasi di sekretariat KONI Surabaya, Selasa (21/6/2016).

Padahal ia sudah sempat memverifikasi di Dindik Surabaya, dan menurutnya sertifikat juara anaknya bisa dipakai untuk jalur prestasi.

“Malah sempat ke PSSI katanya sudah dtutup sejak tanggal 16 Juni,” lanjutnya.

Achmad Junaidi, Ketua tim PPDB Japres KONI Surabaya menjelaskan, masih sering ditemukan orang tua menyerahkan sertifikat kejuaraan open turnamen.

Padahal KONI hanya mengakomodasi kejuaraan resmi yang pelaksanaannya diketahui KONI Surabaya.

“Jadi kejuaraan yang kami terima kalau agenda dibuat pengda dan pemprov masing-masing. Event dengan nama kejurda. Tetapi orang tua menunjukkan kejuaraan liga bupati, atau antarklub,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved