Ikuti Tren Kopi, Industri Jamu Mulai Bidik Segmen Anak Muda

#SURABAYA - "Kopi saat ini sudah disukai anak muda. Kami juga ingin jamu untuk anak muda," kata Irwan Hidayat, Direktur Utama (Dirut) PT Sido Muncul.

Ikuti Tren Kopi, Industri Jamu Mulai Bidik Segmen Anak Muda
surya/sugiharto
ILUSTRASI 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjamurnya kopi menjadi minuman yang digandrungi anak muda, membuat industri jamu pun membidik segmen ini.

Salah satunya PT Sido Muncul Tbk yang melaunching produk Tolak Linu Mint di pasar Jatim, Kamis (16/6/2016) malam.

"Kopi saat ini sudah disukai anak muda. Kami juga ingin jamu untuk anak muda," kata Irwan Hidayat, Direktur Utama (Dirut) PT Sido Muncul.

Sebelumnya produk Tolak Linu sudah ada. Namun diakui sangat terasa rasa jamunya. Sementara dengan brand baru ini diharapkan bisa lebih nyaman dirasakan oleh anak muda.

Apalagi pasar konsumen anak muda diakui Irwan masih sangat luas. Saat ini dirinya menyatakan per hari produksi jamu sebanyak 9 juta sachet. Itu untuk Tolak Linu Mint, dan Kuku Bima.

"Tiga produk ini untuk anak muda. Karena itu dibuat sachet yang mudah minum. Soal isinya, sudah pasti herbal yang saat ini sudah banyak digandrungi," lanjut Irwan.

Pasar jamu di Jatim, juga masih luas. Irwan menyebutkan, beberapa daerah sangat fanatik dengan produk jamu. Diantaranya di Madiun dan sekitarnya, Kediri dan sekitarnya, serta Surabaya dan sekitarnya.

Saat ini pertumbuhan pasar terus meningkat, hingga bisa tumbuh 10 persen per tahun.

Penerus kerajaan Sido Muncul ini mengaku optimis produk barunya akan diminati pelanggan. Aplagi saat ini penjualan terbesar mereka ada di segmen kuku bima dan tolak angin. Keduanya mampu menjadi penyumbang penjualan hingga 70 persen.

Tak hanya Sido Muncul, pasar anak muda, juga dibidik oleh Jamu Iboe yang sudah beberapa tahun terakhir mengeluarkan produk minuman herbal.

"Minuman herbal cukup bagus respon pasarnya. Tidak hanya untuk orang tua, anak-anak muda juga banyak yang mengkonsumsinya dengan lebih gaya, seperti dalam gelas dengan es batu," kata Stephen Walla, Direktur PT Jamu Iboe.

Kemasan sachet yang mudah juga menjadi nilai lebih bagi pasar anak muda. Namun pihaknya tidak bisa menyebutkan angka pasti, hanya menyebutkan pasar anak muda saat ini lebih masih lebih dari 50 persen.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved