Berita Mojokerto
Lampu Jalan Minim, Dwi Kurniawan Tabrak Truk Gandeng hingga Terluka Parah
"Korban berjalan dengan kecepatan tinggi, sehingga tak sempat mengerem. Motornya langsung menghantam bagian belakang truk," katanya.
Penulis: Sudharma Adi | Editor: Musahadah
SURYA.co.id I MOJOKERTO - Minimnya penerangan di Jalan Raya Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar membuat celaka Dwi Kurniawan (19) warga Dusun Ngareswetan RT 14 RW 06, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kamis (16/6/2016).
Dia menabrak bagian belakang truk gandeng yang berhenti di jalan itu.
Sepeda motornya ringsek, namun nyawa pemuda ini bisa diselamatkan.
Seorang saksi, Tamam menjelaskan, ketika itu ada sebuah truk gandeng muatan kayu bernopol N 3932 UZ yang berhenti di Jalan Raya Gayaman karena mengalami pecah ban.
"Korban dari arah yang sama, saat itu sebelum subuhan. Karena gelap, korban tak melihat ada truk berhenti," jelasnya kepada wartawan, Kamis (16/6/2016).
Truk yang berhenti karena pecah ban itu sudah memberikan tanda lampu zein yang menyala.
Namun diduga karena minim penerangan di sekitar lokasi, sehingga korban yang mengendarai motor nopol S 6216 NF tak melihatnya.
"Korban berjalan dengan kecepatan tinggi, sehingga tak sempat mengerem. Motornya langsung menghantam bagian belakang truk," katanya.
Tak pelak, motornya langsung ringsek dan masuk ke kolong bak truk.
Sedangkan korban terpelanting dan luka parah.
Korban yang luka parah lalu dievakuasi tim sukarelawan PMI Kabupaten Mojokerto menggunakan kendaraan operasional PMI ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
"Sementara motor ringsek bagian depannya, karena menghantam truk gandeng bagian belakang," pungkas Didik Soedarsono, Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Mojokerto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kecelakaan-motor_20160616_112400.jpg)