Kamis, 30 April 2026

Gadget

Huawei Luncurkan Smartphone Rp 2,7 Juta, Ada Fitur Sidik Jari dan Memotret Makanan

#SURABAYA - Selain fitur sidik jari, seri GR 3 dan GR 5 seharga Rp 2,699 juta dan Rp 3,599 juta itu memiliki fitur kamera selfie, wefie dan makanan.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yuli
sugiharto
Marketing Director Huwei divice Indonesia, Ellen A (tengah) menjelaskan fitur-fitur yang ada di Huawei GR3 dan GR5, Rabu (15/6/2016). Phonecell ini dilengkapi sistem keamanan sidik jari. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjelan Lebaran, produsen ponsel ramai-ramai mengeluarkan produk seri barunya.

Setelah brand Coolpad yang melaunching dua seri batu pada akhir pekan lalu, giliran Huawei pekan ini menyasar pasar smartphone Jatim.

Huawei juga meluncurkan dua seri baru, masing-masing GR3 dan GR5, yang mulai penetrasi di pasar Jatim, Rabu (15/6/2016).

Dua seri ini juga mengambil segmen yang sama, yaitu segmen menengah atau Midlle.

Ellen Angerani, Marketing Director Huawei Device Indonesia, mengatakan, kedua seri ini sengaja dilaunching di bulan Ramadan ketika orang sedang proses melakukan penggantian ponsel untuk memanfaatkan momentum Lebaran.

"Apalagi saat lebaran, smartphone dengan kamera yang mampu memenuhi keinginan mereka dalam kegiatan bersosial media sangat diperlukan," jelas Ellen.

Seri GR 3 dan GR 5 yang dibanderol Rp 2,699 juta dan Rp 3,599 juta itu memiliki fitur kamera yang mendukung kemampuan memotret selfie, wefie dan makanan sehingga ada fitur good food di kameranya.

Tak hanya itu, Ellen mengklaim bila kedua ponsel ini, khusus untuk pasar Indonesia adalah identifikasi fingerprint terbaru generasi terbuka.

Sidik jari dapat digunakan untuk mengambil gambar, mengangkat panggilan telepon, membuka kunci, meskipun tangan dalam keadaan basah.

"Itu mewakili fungsi cerdas. Kemudian fingerprint ini juga berfungsi aman, yang dapat mengunci aplikasi tertentu, sehingga bisa menjaga keamanan isi smartphone," lanjut Ellen.

Kemudian juga cepat, karena fingerprint itu memiliki kecepatan 0,5 detik untuk membuka kunci.

Brady Liu, General Manager Huawei East Java and Bali, mengakui bila pasar smartphone di kelas menengah di Jatim sangat bersaing ketat. "Tapi pasar Huawei, Jatim sebagai kontributor besar. Kami optimis di kelas ini, bisa bertahan," jelas Brady.

Saat ini, secara nasional, kontribusi penjualan Huawei di Jatim menjadi tertinggi. Hal itu pula yang membuat Huawei memiliki pabrik produksi pendukung Huawei di Jatim. Tepatnya di kawasan Gedangan, Sidoarjo.

Herry SW, pengamat ponsel, mengakui bila pasar smartphone menengah sangat menguasai pasar Jatim. Harga di kisaran Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta selalu diburu.

"Banyaknya brand menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memilih. Komentar Ramadan dan Lebaran nanti, waktunya masyarakat Jatim belanja atau ganti ponsel baru," kata pria yang akrab disapa Koh Herry ini.

Terkait dengan seri baru Huawei, Koh Herry mengaku punya keunggulan fingerprint yang memang belum dimiliki brand lainnya.

Sementara itu, dilihat dari spek-nya, smartphone Huawei seri baru ini, terlihat sangat sepadan dengan Xiaomi Red Mi 3 untuk GR 3 dan Xiaomi Red Note 3 untuk GR 5.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved