Berita Surabaya
Bantuan Logistik dan Peralatan Diberikan untuk Daerah Terdampak Banjir Rob di Jatim
Nanti menyusul bantuan untuk pakaian dan obat-obatan. Terakhir, nanti akan didistribusikan bantuan materi.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Sudarmawan menegaskan, BPBD di tingkat kabupaten ataupun kota sudah mendistribusikan logistik dan peralatan ke wilayah yang terdampak gelombang tinggi dan banjir rob.
"Sudah otomatis, di tingkat kabupaten langsung tanggap saat terjadi bencana untuk penanganan pertama. Selanjutnya, di tingkat provinsi hanya memantau dan mendampingi. Hal itu sesuai dengan SOP kami," katanya saat dihubungi SURYA.co.id, Jumat (10/6/2016).
Dia menjelaskan, untuk logistik yang sudah didistribusikan yakni berupa makanan dan minuman. Makanan ini seperti mie instan, dan makanan kaleng.
"Nanti menyusul bantuan untuk pakaian dan obat-obatan. Terakhir, nanti akan didistribusikan bantuan materi bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan," jelasnya.
Sudarmawan mengungkapkan, pihaknya belum memiliki gambaran berapa kerugian total dampak gelombang tinggi dan banjir rob ini.
Menurutnya, pihaknya masih dalam tahap assesment atau penghitungan kerugian materil.
"Belum tahu kalau jumlah total kerugiannya. Kami masih minta BPBD setempat untuk menghitung kerugian totalnya," terangnya.
Yang jelas, kata Sudarmawan pihaknya akan membantu pihak kabupaten atau kota yang kekurangan untuk memberi bantuan berupa materil.
"Kami akan bantu kabupaten yang anggarannya memang minim, untuk besarannya situasional tidak bisa ditentukan berapa persen. Terpenting kan kami bisa sedikit meringankan beban para korban ini," tuturnya.
Menurut Sudarmawan, pihaknya akan terus melaporkan informasi atau peringatan dini gelombang tinggi dari BMKG melalui PUSDALOPS ke BPBD kabupaten kota yang mempunyai daerah pantai di wilayah utara maupun selatan Jawa timur.
"Kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk memberikan informasi ke masyarakat. Dari Facebook, web ataupun twitter," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-nelayan-nambangan-kenjeran-gelombang-tinggi_20160610_135555.jpg)